MAN IC Serpong Tembus Standar Sekolah Elite Dunia, Kemenag Siapkan MAN IC Lain Menyusul
Serpong-Spektroom: Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Serpong resmi menerima lisensi International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) dan kini menjadi bagian dari jaringan IB World School, sejajar dengan sekolah unggulan dunia di berbagai negara maju.
Capaian tersebut dinilai menjadi langkah besar transformasi pendidikan madrasah menuju standar global sekaligus membuka peluang lebih luas bagi lulusan MAN IC Serpong untuk melanjutkan pendidikan ke kampus-kampus ternama dunia.
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengatakan, keberhasilan MAN IC Serpong meraih lisensi IB merupakan prestasi luar biasa karena prosesnya tidak mudah dan membutuhkan standar akademik yang tinggi.
“Kalau anak-anak kita lulus di sini nanti ada sertifikat IB-nya. Dia mau pilih perguruan tinggi manapun di seluruh dunia itu bisa langsung masuk. Ini satu penghargaan yang luar biasa,” ujar Menag saat menghadiri Penguatan Madrasah Mendunia dan Penyerahan Sertifikat IBDP di MAN IC Serpong, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa pendidikan bertaraf internasional kini tidak lagi identik dengan sekolah elite berbiaya mahal. Madrasah negeri Indonesia juga dinilai mampu bersaing dan berdiri sejajar dengan sekolah terbaik dunia.
Program IB selama ini dikenal sebagai sistem pendidikan internasional yang digunakan banyak sekolah unggulan untuk mempersiapkan siswa masuk universitas top dunia seperti Harvard University, University of Oxford, University of Cambridge hingga Massachusetts Institute of Technology.
Luar biasa, MAN IC Serpong berhasil meraih pengakuan resmi penyelenggara IBDP hanya dalam waktu satu tahun sejak memulai proses pada Mei 2025 hingga diakui resmi pada Mei 2026. Padahal secara umum, sekolah membutuhkan waktu tiga hingga lima tahun untuk mencapai standar tersebut.
Kementerian Agama pun menargetkan seluruh MAN IC di Indonesia dapat mengikuti jejak MAN IC Serpong. Selain itu, sejumlah MAN unggulan seperti MAN 2 Kota Malang, MAN 4 Jakarta, MAN 2 Pekanbaru, MAN 2 Kudus dan MAN 2 Makassar juga diproyeksikan meraih capaian serupa.
Atas prestasi tersebut, sampai Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menilai penguatan madrasah bertaraf internasional sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas.
Menurutnya, madrasah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan membentuk karakter, integritas moral dan spiritual generasi muda di tengah perkembangan teknologi global.
“Madrasah yang mendunia harus mampu menjadi pusat lahirnya generasi Indonesia Emas yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus kokoh dalam iman dan akhlak,” tegasnya.
(Polin-KSP Kemenag RI)