Trending

Harga Cabai Melonjak, Pemko Pekanbaru Usulkan Subsidi Ongkos Angkut Ke Bapanas RI

Harga Cabai Melonjak, Pemko Pekanbaru Usulkan Subsidi Ongkos Angkut Ke Bapanas RI
Sekda Pekanbaru Zulhelmi Arifin menjajaki harga bahan pokok dan pasokan di Pasar Induk. (Foto: Prokopim Pku)

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan sejumlah langkah untuk menekan kenaikan harga cabai yang dipicu terbatasnya pasokan. Salah satunya dengan mengusulkan dukungan pembiayaan transportasi dari daerah penghasil ke Pekanbaru melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin mengatakan, intervensi biaya transportasi menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menekan tingginya ongkos distribusi yang turut memengaruhi harga cabai di pasaran.

Menurutnya, Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru saat ini tengah menghitung dan memastikan kebutuhan cabai di Kota Bertuah. Data tersebut nantinya menjadi dasar pengajuan kepada Bapanas agar biaya transportasi cabai dari daerah penghasil dapat ditanggung pemerintah pusat.

"Kita juga sudah rapatkan tadi pagi. Teman-teman dari Dinas Ketahanan Pangan sedang memastikan kebutuhannya untuk bisa nanti mengajukan kepada Bapanas agar bisa dilakukan subsidi transportasi dari daerah penghasil ke Kota Pekanbaru," kata Zulhelmi, Selasa (6/10/2026).

Ia menjelaskan, skema tersebut bukan berupa subsidi langsung terhadap harga cabai. Intervensi dilakukan pada biaya transportasi sehingga ongkos distribusi dari daerah penghasil menuju Pekanbaru dapat ditekan.

"Bukan subsidi. Artinya nanti intervensinya melalui seluruh pembiayaan transportasi ditanggung oleh Bapanas. Itu bisa dilakukan sehingga intervensi harga terkait transportasi tadi akan memurahkan biaya mereka," jelasnya.

Selain mengusulkan dukungan biaya transportasi, Pemko Pekanbaru juga membuka peluang pengadaan cabai secara langsung dari daerah penghasil melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Menurut Zulhelmi, skema tersebut dapat menjadi alternatif untuk memperoleh pasokan cabai dengan harga yang lebih terkendali. Dengan pembelian langsung dari daerah asal dan dukungan pembiayaan transportasi, harga cabai di tingkat konsumen diharapkan tidak mengalami lonjakan terlalu tinggi.

"Contohnya ketika nanti kita lakukan pembelian di daerah asal katakanlah Rp60 ribu sampai ke sini juga bisa jual di harga Rp60 ribu melalui BUMD kita nanti, insya Allah," ujarnya.

Di sisi lain, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pekanbaru berharap peningkatan pasokan dari daerah penghasil dapat membantu meredam kenaikan harga cabai.

Zulhelmi menyebutkan, Aceh diperkirakan memasuki masa panen raya pada Oktober ini. Kondisi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pasokan cabai ke berbagai daerah, termasuk Pekanbaru.

"Harapan kita, insyaallah dari Aceh akan ada panen raya di bulan ini. Insyaallah harga cabai juga akan bisa dikendalikan," katanya.

Ia menilai, ketersediaan pasokan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas harga. Ketika pasokan kembali meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pasar, tekanan terhadap harga cabai diharapkan ikut mereda.

"Ketika suplainya banyak, maka demand-nya juga akan mencukupi. Kalau sekarang suplainya sedikit, demand meningkat, makanya harganya meningkat cukup tinggi," pungkasnya. (SN/Rill/Prok Pku)

Berita terkait

Kapolda mendukung Pelatihan bagi mantan penyalahgunaan Narkoba untuk pemberdayaan. Tampak Kapolda menyaksikan secara serius kegiatan Pelatihan . Foto : Bid Humas Polda Kalbar.

Kapolda Kalbar Dorong Pelatihan Kerja Mantan Penyalahguna Narkoba untuk Pemberdayaan

Pontianak-Spektroom : Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar mendorong penguatan program pelatihan keterampilan sebagai salah satu upaya membuka peluang kerja dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari program Polisi Peduli Pengangguran yang digagas Polda Kalbar. Komitmen tersebut disampaikan saat Kapolda Kalbar meninjau kegiatan pelatihan

Apolonius Welly, Rafles
Kapolres Ketapang Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Pendidikan dan Akhlak

Kapolres Ketapang Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Pendidikan dan Akhlak

Ketapang-Spektroom : Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama menegaskan pentingnya pendidikan, pembentukan karakter, dan akhlak mulia bagi generasi muda saat memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Hidayaturrahman, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis (22/10/2026). Upacara yang berlangsung di halaman Pondok Pesantren Hidayaturrahman, Jalan Gajah Mada, Desa

Apolonius Welly, Rafles
Menteri PU Percepat Penanganan Jalan Perbatasan di Kalimantan

Menteri PU Percepat Penanganan Jalan Perbatasan di Kalimantan

Malinau – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan jalan di kawasan perbatasan Kalimantan dengan Malaysia sepanjang sekitar 2.300 kilometer yang melintasi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Barat. Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan percepatan penanganan jalan perbatasan merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar konektivitas darat di sepanjang

Nurana Diah Dhayanti
Kemenkop Siapkan Ekosistem Koperasi Perkuat Ekonomi Nelayan di Pesisir

Kemenkop Siapkan Ekosistem Koperasi Perkuat Ekonomi Nelayan di Pesisir

Lampung - Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) telah melakukan riset di tiga lokasi yaitu di pesisir di Indramayu, Sukabumi, dan Lampung Timur. Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi (Kemenkop) Panel Barus mengatakan kehidupan masyarakatnya masih belum sejahtera.

Nurana Diah Dhayanti