Hari Kedua Pencarian Lansia Diduga Hilang di Hutan Pekuncen Masih Nihil

Hari Kedua Pencarian Lansia Diduga Hilang di Hutan Pekuncen Masih Nihil
Pencarian lansia dihutan Pekuncen hari kedua Senin (12/1/2026) belum membuahkan hasil. Pencarian dilanjutkan Selasa 13/11/2026 Foto : Basarnas Cilacap.

Spektroom — Upaya pencarian terhadap seorang warga lanjut usia yang diduga hilang di kawasan hutan Desa Karang Kemiri, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, hingga hari kedua masih belum membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan hingga Senin malam(12/01/2026). belum menemukan tanda-tanda keberadaan survivor.

Komandan Tim Rescue, Amin Riyanto, menyampaikan bahwa pada hari kedua pencarian difokuskan pada titik terakhir survivor terlihat oleh saksi. Area pencarian diperluas dengan radius sekitar satu kilometer, menyesuaikan informasi dari saksi dan masyarakat setempat.

“Berdasarkan keterangan warga, kebiasaan survivor tidak pernah masuk terlalu jauh ke dalam hutan. Oleh karena itu, pencarian difokuskan di sekitar lokasi terakhir survivor terlihat,” ujar Amin Riyanto.

Pada hari kedua, tim SAR membagi operasi pencarian menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU-1 dan SRU-2 melakukan penyisiran darat menggunakan metode hasty search dan open grid, sementara SRU-3 melakukan pencarian dari udara dengan memanfaatkan UAV thermal drone.

Meski berbagai metode telah diterapkan, hasil pencarian hingga sore hari masih nihil. Operasi SAR pun dipastikan akan dilanjutkan ke hari ketiga.

“Kendala utama di lapangan adalah vegetasi hutan yang cukup rapat serta kondisi cuaca yang tidak menentu. Kami berharap survivor dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tambah Amin Riyanto.

Diketahui, survivor bernama Kardan (78), warga Desa Karang Kemiri, dilaporkan pergi mencari kayu bakar ke hutan pada Sabtu (11/01/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Pada Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB, seorang saksi sempat melihat survivor berada di area hutan desa.

Namun hingga lebih dari 24 jam kemudian, survivor tak kunjung kembali ke rumah.
Pemerintah desa bersama warga setempat telah melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi. Karena belum ditemukan,

Pemerintah Desa Karang Kemiri kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Cilacap melalui Unit Siaga SAR Banyumas.

Berita terkait

Kemenag Sawahlunto Perkuat Ciri Khas Madrasah, Fokus Program Al-Qur’an dan Tahfidz di Semua Jenjang

Kemenag Sawahlunto Perkuat Ciri Khas Madrasah, Fokus Program Al-Qur’an dan Tahfidz di Semua Jenjang

Sawahlunto-Spektroom : Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.M, menggelar rapat dan pembinaan kepada seluruh kepala madrasah di lingkungan Kemenag Kota Sawahlunto, Senin (18/5/26). Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan ciri khas madrasah melalui program pendidikan keagamaan yang berkelanjutan di setiap jenjang pendidikan.

Riswan Idris, Rafles
Digitalisasi Bansos, Penyaluran Lebih Tepat dan Transparan

Digitalisasi Bansos, Penyaluran Lebih Tepat dan Transparan

Jakarta-Spektroom : Pemerintah memperkuat digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos) untuk memastikan bantuan sosial (bansos) lebih tepat sasaran, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Mira Tayyiba, mengatakan selama ini data bansos masih belum terintegrasi sehingga memicu duplikasi penerima dan salah sasaran bantuan. “Dengan sistem digital,

Diah Utami, Rafles