Trending

Hari Kedua Sunat Massal Gratis Polda Kalbar Diserbu Warga, Puluhan Anak Ikut Khitan Modern

Hari Kedua Sunat Massal Gratis Polda Kalbar Diserbu Warga, Puluhan Anak Ikut Khitan Modern
Program Sunatan Masal Hari Bhayangkara ke 80 hari kedua dijajaran Polda Kalbar disambut antusiasme masyarakat. (Foto: Bidhumas Polda Kalbar)

Pontianak-Spektroom : Antusiasme masyarakat terhadap program sunat massal gratis yang digelar Polda Kalimantan Barat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 masih tinggi.

Memasuki hari kedua pelaksanaan, Kamis (18/6/2026), puluhan anak kembali mengikuti khitanan massal yang berlangsung di Klinik Polda Kalbar.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Bakti Kesehatan bertema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” itu mendapat sambutan positif dari warga karena memberikan layanan kesehatan gratis dengan metode sunat modern yang aman dan nyaman.

Sejak pagi, peserta bersama orang tua telah memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan sebelum tindakan dilakukan oleh tim medis Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalbar.

Selain tindakan sunat, peserta juga menerima obat-obatan, edukasi perawatan pasca khitan, hingga bingkisan.

Kabid Dokkes Polda Kalbar Kombes Pol drg. Subur mengatakan program khitanan massal gratis merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.

“Khitanan massal ini merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang kami hadirkan untuk membantu masyarakat mendapatkan layanan medis yang aman, berkualitas, dan tanpa dipungut biaya.

Selain memberikan manfaat kesehatan, kegiatan ini juga diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga,” ujarnya.

Menurut Subur, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan awal guna memastikan kondisi mereka layak mengikuti tindakan medis.

Proses khitan dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional dengan prosedur yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan peserta.

Program tersebut menjadi salah satu kegiatan sosial yang paling diminati masyarakat dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Selain membantu keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan gratis, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan anak sejak dini.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menegaskan bahwa bakti kesehatan merupakan bentuk nyata pelayanan Polri yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema Polri untuk Masyarakat, kami berharap kegiatan seperti ini semakin mempererat hubungan Polri dengan masyarakat serta menghadirkan manfaat nyata bagi warga Kalimantan Barat,” katanya.

Polda Kalbar menargetkan rangkaian Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 dapat menjangkau lebih banyak masyarakat melalui berbagai layanan kesehatan yang disiapkan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya memperkuat kehadiran Polri tidak hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga mitra sosial yang hadir membantu masyarakat.

Berita terkait

2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas
Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan  Berkarakter Daerah

Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan Berkarakter Daerah

Bandarlampung - Spektroom: Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., mendukung penguatan peran arsitek dalam membangun Lampung yang maju dengan tetap mempertahankan identitas dan kearifan lokal. Arsitektur dinilai tidak hanya berperan dalam merancang bangunan, tetapi juga membentuk kawasan dan lingkungan yang mencerminkan karakter daerah. Hal

Anggoro AP