Hari Lanjut Usia Nasional Bentuk Penghormatan Atas Jasa dan Peran Penting Lansia
"Bangsa yang maju bukan hanya yang menghargai Generasi Muda, tetapi juga yang memuliakan Para Lansianya"
Junaidi, Agung Yunianto
Banjarmasin-Spektroom : Tanggal 29 Mei diperingati di Indonesia sebagai Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN). Peringatan ini disahkan secara resmi oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan peran penting para Warga Lanjut Usia (Lansia).

Nanik Hayati S Sos selaku Anggota KPID Kalsel periode 2025-2028 mengatakan, Lansia bukan sekadar bagian dari masa lalu, tetapi penjaga nilai, pengalaman, dan kearifan yang menjadi fondasi Bangsa. Di era digital dan derasnya arus informasi saat ini, Kita semua memiliki tanggung jawab menghadirkan ruang nyaman bagi Lansia serta konten Media yang ramah, sehat, serta menghormati martabat Para Lansia.
"Karena Bangsa yang maju bukan hanya yang menghargai Generasi Muda, tetapi juga yang memuliakan Para Lansianya," kata Nanik mengingatkan.
Tanggal 29 Mei diperingati sebagai Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di Indonesia. Peringatan ini menjadi momen penting untuk menghargai jasa para lansia dan meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan, kesejahteraan, serta hak-hak mereka.
Sementara itu, Prof Dr Ahmad Yunani SE MSi selaku Ketua Dewan Penasehat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kalsel, yang juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ULM Banjarmasin mengatakan, Hari Lanjut Usia Nasional harus jadi media agar untuk mencapai Keluarga Bahagia dan tanggung jawab Keluarga terhadap orang tua dan para lansia sebagai bagian yang tidak boleh lepas dari tanggung jawab.
"Perhatian kepada lanjut usia bukan hanya bentuk penghormatan atas jasa dan pengalaman mereka, tetapi juga bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan," kata Yunani, Jum'at (29/5/2026).
Diingatkan, agar tidak lupa terhadap orang tua yang sudah lansia, merekalah yang sudah membawa dan menyiapkan Kita sampai pada titik ini sebagai Bangsa yang kuat.*****