Hari Laut Sedunia 2025, Seruan Lindungi Lautan

Hari Laut Sedunia 2025, Seruan Lindungi Lautan

SPEKTROOM.ID - Hari Laut Sedunia diperingati secara global pada 8 Juni 2025 di Nice, Prancis. Kegiatan ini berlangsung menjelang Konferensi Kelautan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dijadwalkan pada 9 hingga 13 Juni, menjadikannya momen penting dalam agenda kelautan internasional.

Mengacu pada laman resmi Hari Laut Sedunia PBB, tema peringatan tahun ini yakni “Wonder: Sustaining What Sustains Us” atau “Keajaiban: Mempertahankan Apa yang Menopang Kita”. Tema tersebut mengajak masyarakat dunia untuk mengapresiasi keindahan laut serta menyadari peran pentingnya dalam menopang kehidupan dan keseimbangan ekosistem Bumi.

Perayaan ini juga menjadi bagian dari Dekade Ilmu Kelautan PBB yang berlangsung hingga 2030. Melalui pendekatan ilmiah dan kolaboratif, Hari Laut Sedunia menggarisbawahi pentingnya membuat keputusan berbasis pengetahuan untuk menjaga kelestarian laut.

Penyatuan dua agenda utama kelautan ini menciptakan peluang luar biasa untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya lautan. Keduanya juga menjadi wadah kolaborasi lintas negara untuk perlindungan dan keberlanjutan ekosistem laut.

Perayaan Hari Laut Sedunia di Nice akan mengusung format baru yang lebih interaktif dan inklusif, dengan beragam kegiatan yang melibatkan publik. Salah satu sorotan acara adalah parade perahu di Marseille serta pengibaran bendera sebagai simbol solidaritas global dalam menjaga kelestarian laut.

Laut memainkan peran krusial sebagai paru-paru planet, penyedia sumber pangan, obat-obatan, dan unsur vital dalam keseimbangan ekosistem Bumi. Peringatan Hari Laut Sedunia menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap dampak aktivitas manusia dan mendorong aksi nyata demi kelestarian laut secara berkelanjutan. (AgY/IqF)

Berita terkait

Bidik Ekosistem Kejahatan Digital, Pemerintah Berantas Judol Sampai Keakarnya

Bidik Ekosistem Kejahatan Digital, Pemerintah Berantas Judol Sampai Keakarnya

Jakarta-Spektroom : Pemerintah mengubah strategi pemberantasan judi online dengan tidak lagi berfokus pada pemblokiran situs semata, tetapi membidik seluruh ekosistem kejahatan digital yang menopang operasinya. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemberantasan judi online kini memasuki pendekatan baru yang menyasar seluruh ekosistem kejahatan, mulai dari situs, aliran dana, hingga jaringan

Diah Utami, Rafles
Tiga Hari Jelang Groundbreaking Blok Masela, Pangdam Pattimura Perintahkan Percepatan Helipad Lermatang

Tiga Hari Jelang Groundbreaking Blok Masela, Pangdam Pattimura Perintahkan Percepatan Helipad Lermatang

Ambon-Spektroom:Menjelang pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Blok Masela yang diperkirakan tinggal tiga hari lagi, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han. memerintahkan percepatan pembangunan landasan helikopter (helipad) di Desa Lermatang, Selasa (14/7/2026). Percepatan pembangunan dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut kunjungan

Eva Moenandar, Buang Supeno
Puluhan Karya Literasi Kalteng Diurus Hak Cipta, Perkuat Perlindungan Warisan Intelektual

Puluhan Karya Literasi Kalteng Diurus Hak Cipta, Perkuat Perlindungan Warisan Intelektual

Palangka Raya-Spektroom: Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah mulai mengurus pencatatan hak cipta puluhan karya literasi daerah sebagai upaya memberikan perlindungan hukum terhadap hasil kreativitas sekaligus menjaga warisan budaya. Langkah tersebut dilakukan melalui konsultasi dan koordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah, Selasa (14/7/2026). Karya yang diajukan untuk

Polin, Buang Supeno
Andi Tatang Supriyadi — Membangun Kepastian Hukum di Tengah Kompleksitas Bisnis Properti Indonesia

Andi Tatang Supriyadi — Membangun Kepastian Hukum di Tengah Kompleksitas Bisnis Properti Indonesia

Depok- Spektroom: Di balik pertumbuhan pesat industri properti nasional yang terus menjadi salah satu motor penggerak ekonomi, tersimpan persoalan mendasar yang kerap luput dari perhatian, yakni lemahnya pemahaman terhadap aspek hukum kontrak. Tidak sedikit transaksi jual beli rumah, apartemen, ruko, maupun kawasan komersial berujung sengketa karena perjanjian yang disusun tanpa

Wismo Basuki, Buang Supeno
ссс