Hari Primata: Imam Qalyubi, Ajak Masyarakat Jaga Primata dan Warisan Alam Kalteng

Hari Primata: Imam Qalyubi, Ajak Masyarakat Jaga Primata dan Warisan Alam Kalteng
E-flyer hari Primata

Spektroom - Peringatan Hari Primata menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian primata beserta habitatnya, khususnya di Kalimantan Tengah yang dikenal sebagai salah satu kantong keanekaragaman hayati Indonesia.

Pemerhati Sosial Kalimantan Tengah, Imam Qalyubi, S. S, M. Hum, menegaskan bahwa primata bukan sekadar satwa liar, melainkan bagian tak terpisahkan dari identitas ekologis dan budaya daerah.

“Primata, jenis beragam termasuk orangutan di daerah kita Kalimantan Tengah ini, adalah warisan alam yang nilainya jauh melampaui aspek ekonomi. Jika kita abai, yang hilang bukan hanya satwa, tetapi juga keseimbangan alam dan jati diri Kalimantan,” ujar dosen Universitas Islam Negeri Palangkaraya itu, Jum'at, (30/01/2026).

Ia menyoroti masih besarnya ancaman terhadap primata akibat alih fungsi hutan, kebakaran lahan, dan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat. Menurutnya, pelestarian tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah atau pegiat lingkungan.

“Perlindungan primata harus menjadi gerakan bersama. Edukasi sejak dini, pelibatan masyarakat adat, serta penegakan hukum yang konsisten adalah kunci,” tegasnya.

Imam Qalyubi, S. S., M. Hum Dosen UIN Palangka Raya

Imam juga berharap peringatan Hari Primata tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Ia mendorong agar momentum ini dijadikan penguat komitmen nyata dalam menjaga hutan dan satwa endemik Kalimantan Tengah.

“Harapannya, generasi mendatang masih bisa mengenal primata bukan dari museum atau buku, tetapi melihatnya hidup di habitat aslinya,” pungkasnya.

Spektroom perlu sampaikan bahwa Hari Primata Indonesia adalah hari tahunan yang diperingati setiap 30 Januari yang didasari atas keprihatinan terhadap perdagangan ilegal primata Indonesia.

Latar belakang maraknya perdagangan primata di Indonesia secara daring pada 2013 membuat PROFAUNA Indonesia memotori peringatan Hari Primata Indonesia pertama kalinya pada 2014. Kukang adalah satwa primata yang banyak diperjualbelikan secara ilegal pada tahun tersebut.

Pemilihan tanggal tersebut didasari pada kampanye "Primate Freedom Tour" pada 30 Januari 2001 yang dilakukan PROFAUNA Indonesia sebelumnya. Kegiatan itu dikampanyekan di kota-kota di pulau Jawa dan Bali untuk perlindungan primata Indonesia. (* - *)

Berita terkait

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Ambon-Spektroom : Kodam XV/Pattimura kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui penanaman pohon sukun secara masif. Kegiatan Launching Penanaman Sejuta Pohon Sukun ini digelar di kawasan Bukit Paralayang, Ambon, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan penanaman ini dilaksanakan serentak di jajaran Kodam XV/Pattimura. Acara

Eva Moenandar, Julianto
Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
ссс