Hasil Blusukan Presiden Menteri Ara Cek Lahan Bakal Rusun Warga Bantaran Rel Senen

Hasil Blusukan Presiden Menteri Ara Cek Lahan Bakal Rusun Warga Bantaran Rel Senen
Lahan milik BUMN Angkaspura akan dibuat Rusun untuk warga bantaran rel.kereta api Senen ( humas pkp)

Jakarta - Spektroom : Sebelumnya diberitakan, Prabowo blusukan ke daerah pinggiran rel kereta api di kawasan Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (26/3) sore. Usai blusukan, ia ingin membangun hunian layak untuk warga di sana.Usai blusukan Presiden mengumpulkan para Stakeholder perumahan untuk membahas pembangunan rusun tersebut.

Setelah itu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) meninjau lahan milik Angkasa Pura untuk rumah susun (rusun) bagi warga yang belum punya rumah. " Saya fokus untuk  menyampaikan kepada teman-teman sesuai arahan Presiden Prabowo," kata Ara di Jl. Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (29/3)

Untuk proyek pembangunan, Ara mengatakan terdapat beberapa opsi pihak yang membangun. Skema pembiayaan dan pembangunan rusun itu akan ditentukan oleh Kepala BP BUMN Dony Oskaria

Opsi pertama menurut Ara adalah pembangunan dilakukan oleh Perumnas dengan dana negara. Kedua adalah pembangunan oleh pihak swasta melalui program corporate social responsibility (CSR)."Ini akan diputuskan hari Rabu jam 1 siang akan skemanya seperti apa. Yang pasti ini akan segera dibangun (rusun)," katanya.

Sementara itu  Kepala BP BUMN Dony Oskaria Senin.(30/3/2026)mengatakan  Tanah seluas 1,4 hektare itu berada di kawasan Jl. Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. Lahan milik BUMN itu ingin dimanfaatkan untuk hunian warga.

Dony mengatakan rusun akan dibangun bagi masyarakat yang belum mempunyai rumah. Pembangunan ditargetkan mulai pada Mei mendatang."Kita akan putuskan dan groundbreaking kita harapkan bulan Mei akan kita mulai karena kita butuh kecepatan," ucap Dony.

Tak terbatas bagi warga bantaran rel kereta api kawasan Senen, masyarakat umum rencananya juga bisa menempati rusun tersebut. Rusun ini hanya salah satu opsi hunian bagi warga tersebut

Plt. Direktur Utama Perumnas Imelda Alini menyampaikan rencana pembangunan oleh Perumnas. Ia mengatakan pihaknya dapat membangun dua tower rumah susun sewa (rusunawa).

Sebanyak 1.000 unit rusun dapat dibangun mulai Desember 2026 dan rampung dalam 18 bulan. Proyek tersebut menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN)."Kita akan bangun tahap pertama 2 tower, 1.000 unit dulu untuk merelokasi (warga) yang dari bantaran (rel kawasan Senen). 1.000 unit, 2 tower dengan luas 45 square meter," jelas Imelda.

Sementara itu, Sekretaris Umum Yayasan Buddha Tzu Chi Medika Indonesia, Pui Sudarto, menawarkan Medika Indonesia mengajukan rencana pembangunan 9 tower rusun gratis sebagai bagian dari CSR.

Pembangunan bisa dimulai pada Mei 2026 dan selesai dalam setahun.Rusun itu terdiri dari 4 lantai sehingga total 690 unit dapat dibangun. Luas unit gross 45 meter persegi, sedangkan luas net 36 meter persegi."Dari Buddha Tzu Chi siap untuk membantu untuk membangun (rusun) 4 lantai," kata Pui.

Berita terkait

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
Mengais Rejeki  Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mengais Rejeki Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mimika-Spektroom : Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih mulai bermunculan dan membuka lapak di pinggir jalan utama di berbagai kota untuk menawarkan bendera, umbul-umbul serta berbagai perhiasan lainnya. Gunawan salah satunya, pedagang pernak pernik hari kemerdekaan juga bendera Merah Putih,

Anthonius Teniwut, Julianto
ссс