Hujan Deras Semalam, Banjir Melanda Solo Selatan.
Solo - Spektroom : Hujan yang mengguyur Kota Solo dan sekitarnya sejak ( Selasa, 14/04/2026 ) sore hingga ( Rabu 15/04/2026 ) dini hari telah menyebabkan beberapa daerah di kawasan Solo selatan dan perbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo terjadi genangan air , beberapa kawasan banjir bahkan air memasuki rumah penduduk.
Dari pantuan Spektroom beberapa ruas jalan ditutup sehingga terjadi kemacetan saat pagi hari dengan adanya arus anak sekolah dan karyawan yang akan masuk kantor.
Dengan adanya penutupan jalan, Salah seorang ASN asal Baki Nur, mengaku sempat bingung akan memasuki kota Solo untuk dapat mencapai kantornya yang berada di kawasan Balapan karena beberapa ruas di daerah Solo selatan ditutup.
" saya bingung sempat muter muter lha wong jalan yang biasa tak lalui ditutup dan ada banjir, trus cari alternatif mutar arah yang agak jauh, ya resikonya telat ngantor tadi " Tutur Nur.
Sementara, Pemerintah Kota dipimpin Walikota Respati Ardi dan Wakil Walikota Astrid Widayani, bersama BPBD langsung meninjau beberapa lokasi sekaligus memberikan bantuan .
Begitu juga PMI Kota Solo menurunkan relawan dan ambulan untuk mengevakuasi warga ke pengungsian
Ketua PMI Solo, Sumartono Hadinoto, menyampaikan koordinasi cepat dilakukan dengan pemerintah pemerintah kota, termasuk Wali Kota dan BPBD guna mempercepat penanganan banjir.
“Sejak semalam terjadi banjir di Kota Solo, kami PMI Kota Surakarta harus segera mengambil bagian dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait,” Jelas Sumartono, Rabu (15/4/2026).
Dalam penanganan PMI memprioritaskan layanan kesehatan, distribusi air bersih, dan penyediaan makanan siap saji bagi warga terdampak, serta Beberapa unit ambulans lengkap dengan tim medis dikerahkan untuk memberikan pertolongan cepat kepada warga yang membutuhkan.
Selain itu, PMI juga menyediakan empat tangki air bersih guna memenuhi kebutuhan konsumsi dan aktivitas sehari-hari masyarakat.
“Kami juga menyiapkan nasi siap saji apabila dibutuhkan. Harapannya banjir segera surut dan kondisi kembali normal,” tambah Sumartono.
PMI turut mengerahkan relawan hingga tingkat kelurahan, termasuk anggota SIBAT, untuk mempercepat proses evakuasi dan pendataan kebutuhan warga.
Memasuki hari kedua, distribusi makanan siap saji dilakukan, disertai kesiapsiagaan tim kesehatan, untuk mengantisipasi risiko penyakit pascabanjir, seperti infeksi saluran pernapasan dan penyakit kulit.
Berdasarkan data sementara, banjir di Solo merendam delapan kelurahan, yaitu Pajang, Joyosuran, Tipes, Joyontakan, Bumi, Sondakan, Kratonan dan Panularan, dan Sebanyak 109 warga dilaporkan mengungsi, sementara 715 kepala keluarga (KK) terdampak banjir.
Selain itu untuk Kawasan perbatasan kawasan Kabupaten Sukoharjo banjir dan genangan air terjadi di Manang, Sangrahan, Banaran, Baki, Madegondo, Gentan,Cemani, Langenharjo ( Spektroom / relles PMI )