Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Wilayah Maluku Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca

Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Wilayah Maluku Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca
Sumber:BMKG-PGR

Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi peningkatan curah hujan di wilayah Provinsi Maluku Utara. Peringatan dini yang dirilis Senin (25/5/2026) berlaku untuk seminggu kedepan periode 25 - 31 Mei 2026.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate Desindra Deddy Kurniawan melalui Forecaster On Duty dalam releasenya mengatakan, adanya Madden-Julian Oscillation (MJO) diprakirakan masih berada pada fase 4 serta pengaruh gelombang Rossby Ekuatorial, dan adanya Sirkulasi Siklonik di sekitar Samudra Pasifik Utara Papua, turut mempengaruhi pola angin disekitarnya menyebabkan belokan, perlambatan dan pertemuan angin di sekitar wilayah Maluku Utara sehingga berpotensi mendukung peningkatan pembentukan awan konvektif.

“Secara umum, cuaca di Maluku Utara selama periode tersebut diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga hujan lebat di beberapa wilayah,” ujar Fahmi.

BMKG juga mengingatkan potensi dampak turunan dari fenomena hidrometeorologi tersebut, antara lain banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, berkurangnya jarak pandang, dan Angin Kencang sesaat sebelum hujan diwilayah dengan potensi hujan lebih banyak, serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Prakiraan cuaca di Maluku Utara secara rinci adalah sebagai berikut: 25 - 26 Mei 2026 Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya.

27 - 28 Mei 2026 Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya.

28 - 31 Mei 2026 Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dan diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya.

Kepada Pemerintah daerah dan masyarakat BMKG mengimbau agar memastikan kesiapan infrastruktur serta sistem pengelolaan sumber daya air dalam mengantisipasi peningkatan curah hujan. Selain itu, koordinasi dan komunikasi antarinstansi terkait perlu ditingkatkan guna mendukung kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi.

“Masyarakat diharapkan mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing dan mulai melakukan upaya pengurangan risiko, seperti tidak membuang sampah sembarangan, bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan, serta menata kawasan sekitar tempat tinggal,” kata Fahmi.

Kepada nakhoda maupun motoris serta masyarakat pengguna jasa transportasi laut diminta untuk tingkatkan kewaspadaan dalam berlayar, jika kondisi Laut gelombang tinggi jangan memaksakan kehendak untuk berlayar dan menangguhkan keberangkatan demi keselamatan.

Para pemangku kepentingan dan seluruh komponen masyarakat dapat meningkatkan kesiap siagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometrologi di wilayah Maluku Utara dan selalu mengikuti informasi resmi dari Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Instagram @bmkg_malut, Facebook Stamet Sultan Babullah Ternate, Whatsapp +62812-4112-8229, Email : stamet.tternate@bmkg.go.id, website : https://cuaca.bmkg.go.id, Aplikasi Playstore/Appstore : Info BMKG dan Call Centre 196.

Berita terkait