Hujan Menjadi Penghalang Evakuasi Material Triplek
Semarang – Spektroom: Proses evakuasi truk tronton bermuatan triplek yang terguling di tanjakan Silayur, Ngaliyan, Kota Semarang, Rabu (22/4/2026), menghadapi sejumlah kendala.
Hujan yang mengguyur sejak pagi serta posisi muatan yang terhimpit bodi truk membuat proses penanganan berjalan lambat.
Koordinator evakuasi, Maqin, mengatakan kondisi cuaca dan posisi material menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan.
“Kondisi hujan dari pagi dan posisi triplek yang terhimpit bodi truk membuat kinerja teman-teman menjadi lebih lambat,” ujarnya di lokasi.
Ia menjelaskan, untuk mengevakuasi muatan triplek dari truk yang terguling, pihaknya menurunkan enam personel dibantu satu unit alat berat berupa forklift.
“Kami membawa enam kru untuk mengevakuasi material ini. Targetnya secepat mungkin karena kendaraan ini menghalangi jalan utama,” tambahnya.
Setelah berhasil dikeluarkan, muatan triplek rencananya akan dipindahkan ke dua truk pengganti untuk selanjutnya dikirim ke kawasan BSB Semarang.
“Kami berharap proses ini segera selesai agar material bisa segera dikirim ke tujuan,” imbuh Maqin.
Seperti diberitakan sebelumnya, truk tronton bernomor polisi B ..262 BYY yang mengangkut material triplek dari Banten menuju BSB Kota Semarang mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di tanjakan Silayur.
Menurut keterangan Sadi (21), kenek truk, kendaraan sempat melaju normal sebelum akhirnya kehilangan tenaga saat menanjak.
“Dari bawah sudah aman, sempat lewat jalan datar di depan sekolah, lalu kami ganti ke gigi satu untuk menanjak. Tapi baru setengah tanjakan, truk sudah tidak kuat dan akhirnya mundur,” jelasnya.