HUT ke-65 Divif 2 Kostrad: Pangdivif Tegaskan Kemanunggalan TNI dan Rakyat Jadi Kekuatan Utama

HUT ke-65 Divif 2 Kostrad: Pangdivif Tegaskan Kemanunggalan TNI dan Rakyat Jadi Kekuatan Utama
Pangdivif 2 Kostrad, Primadi Saiful Sulun memberi penghargaan kepada prajurit berprestasi ( foto: buang)

Malang-Spektroom: Divisi Infanteri 2 Kostrad memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 dengan menggelar tasyakuran sederhana namun penuh khidmat di Gedung Sandoyo, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pengabdian prajurit dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Pangdivif 2 Kostrad, Primadi Saiful Sulun, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-65 merupakan wujud rasa syukur sekaligus pengingat akan nilai-nilai pengabdian, loyalitas, dan pengorbanan prajurit.


Mengusung tema “Prima Mengabdi untuk Indonesia Maju”, Pangdivif menekankan pentingnya seluruh prajurit menjunjung tinggi nilai Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif sebagai fondasi menghadapi tantangan di era global.


Dalam sambutannya, ia juga menegaskan bahwa kekuatan utama TNI tidak hanya terletak pada alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi justru pada kepercayaan rakyat.


“TNI kuat bersama rakyat. Kemanunggalan adalah kunci. Kita harus selalu hadir di tengah masyarakat, menjadi solusi, dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan,” tegasnya.


Pada kesempatan tersebut, Pangdivif memberikan penghargaan kepada prajurit berprestasi, di antaranya Serka Putra Masnya Hura dari Yonif 502/UY yang menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa atas jasa di medan operasi bersama 14 prajurit lainnya.


Selain itu, berbagai prestasi turut ditorehkan oleh prajurit dan keluarga besar Divif 2 Kostrad. Prada I Komang Bagus (Brigif 9) berhasil meraih Juara 1 Karate Kumite -67 kg pada Kejuaraan Kemenhan dan Pangdivif 2025. Camilla Aulia Metha, putri prajurit Yonif 502, juga mencatat prestasi sebagai Juara 1 Pencak Silat Internasional 2023. Sementara itu, inovasi batik karya Ny. Sri Astuti serta kiprah organisasi Ny. Ulfa Ainiyah turut mendapatkan apresiasi.


Di bidang kelembagaan, Brigif 6 dan Brigif 9 meraih penghargaan sebagai satuan berpredikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) 2025. Sementara Yonif 502 dan Yonif 509 dinobatkan sebagai Satuan Tugas Terbaik Divif 2 Kostrad selama menjalankan operasi penugasan.


Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Divif 2 Kostrad, Komandan Lanud Abd Saleh, Komandan Pusat Pendidikan Arhanud, Komandan Lanal Malang, serta unsur Forkopimda Kabupaten/Kota Malang dan mitra strategis lainnya.

Kehadiran lintas instansi ini mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Memasuki usia ke-65, Divisi Infanteri 2 Kostrad berkomitmen untuk terus mengabdi secara profesional, tulus, dan penuh kehormatan kepada bangsa dan negara, serta menjaga kepercayaan rakyat sebagai fondasi utama kekuatan TNI.

Berita terkait

Kemenkop dan Kemenimipas Teken MoU Pemberdayaan Ekonomi Warga Binaan Lapas Lewat Koperasi

Kemenkop dan Kemenimipas Teken MoU Pemberdayaan Ekonomi Warga Binaan Lapas Lewat Koperasi

Tangerang - Spektroom:  Dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke‑62, Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) strategis terkait Pemberdayaan, Pembinaan dan Penguatan Ekonomi Berbasis Koperasi bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Penandatanganan MoU diwakili oleh Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida

Nurana Diah Dhayanti
Luncurkan “Sarapan Pecel”, Pemkab Madiun Perluas Akses Layanan Adminduk hingga Desa

Luncurkan “Sarapan Pecel”, Pemkab Madiun Perluas Akses Layanan Adminduk hingga Desa

Madiun – Spektroom : Pemerintah Kabupaten Madiun resmi meluncurkan inovasi layanan administrasi kependudukan bertajuk Sistem Administrasi Kependudukan Terdepan di Pedesaan, Pelayanan Efektif Cepat dan Langsung Terlayani (Sarapan Pecel), di Pendopo Muda Graha, Senin (27/4/2026). Program “Sarapan Pecel” menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Madiun dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi,

Moch Haryono, Bian Pamungkas