Trending

Ibu SAPA Hadir, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak dari Lingkungan Keluarga

Ibu SAPA Hadir, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak dari Lingkungan Keluarga
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi DKI Jakarta foto bersama usai pengukuhan Ibu Sahabat Perempuan dan Anak (Ibu SAPA), Selasa (27/10/2026), di Aula Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan (Foto:IIS/Spektroom).

Jakarta - Spektroom : Tidak semua perempuan dan anak yang mengalami kekerasan berani menceritakan apa yang mereka alami. Rasa takut, malu, hingga kekhawatiran tidak dipercaya kerap membuat korban memilih diam.

Di tengah situasi tersebut, kehadiran seseorang yang bersedia mendengarkan tanpa menghakimi dapat menjadi langkah awal untuk mendapatkan pertolongan.

Semangat itulah yang diusung Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi DKI Jakarta melalui pengukuhan Ibu Sahabat Perempuan dan Anak (Ibu SAPA), Selasa (27/10/2026), di Aula Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan.

Program ini diharapkan memperkuat dukungan bagi perempuan dan anak yang membutuhkan perlindungan, sekaligus membantu mereka terhubung dengan layanan penanganan yang sesuai.

Penasihat DWP Provinsi DKI Jakarta, Hani Pramono Anung, mengapresiasi pembentukan Ibu SAPA sebagai upaya membangun lingkungan yang aman dan mendukung bagi perempuan dan anak, baik di dalam keluarga maupun masyarakat.

Menurut Hani, kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan bersama. Tindakan tersebut dapat terjadi di rumah, ruang publik, maupun lingkungan sekitar yang semestinya memberikan rasa aman.

Karena itu, Ibu SAPA diharapkan hadir sebagai sahabat yang mampu mendengarkan cerita korban, menjaga kepercayaan dan privasi, serta membantu mereka memperoleh pertolongan.

“Saya berharap Ibu SAPA dapat menjadi sahabat yang mau mendengarkan, menjaga kepercayaan dan privasi, serta membantu perempuan dan anak yang membutuhkan pertolongan agar terhubung dengan layanan yang tepat,” ujarnya.

Ketua DWP Provinsi DKI Jakarta, Lisniawati Uus Kuswanto, menjelaskan, Ibu SAPA merupakan perwakilan DWP dari perangkat daerah serta kota dan kabupaten administrasi. Para kader dipersiapkan untuk berperan dalam edukasi, asesmen awal, dan rujukan terhadap kasus yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Sebelum dikukuhkan, para kader telah mengikuti pelatihan dan bimbingan teknis selama sekitar dua hari. Pembekalan tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman serta kesiapan mereka dalam menjalankan tugas secara tepat dan bertanggung jawab.

Lisniawati menegaskan, Ibu SAPA bukan pihak yang menangani seluruh kasus kekerasan secara mandiri. Kader berfungsi sebagai penghubung agar korban dapat memperoleh konsultasi dan pendampingan dari tenaga profesional melalui Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta.

Keberlanjutan program ini membutuhkan sinergi antara DWP, Dinas PPAPP, dan berbagai pihak terkait, termasuk pembekalan serta pendampingan berkala bagi para kader.

“Semoga kehadiran Ibu SAPA dari DWP DKI Jakarta dapat membantu mewujudkan Jakarta sebagai kota layak anak dan kota yang ramah bagi perempuan,” tutur Lisniawati.

Melalui Ibu SAPA, perlindungan diharapkan semakin dekat dengan masyarakat. Sebab, keberanian korban untuk mencari pertolongan dapat tumbuh ketika ada orang yang bersedia mendengarkan, menjaga kerahasiaan, dan membantu membuka jalan menuju penanganan yang tepat.

Berita terkait

Revitalisasi Gedung Bimasena, Ruang Seni yang Lebih Nyaman bagi Warga Jakarta Utara

Revitalisasi Gedung Bimasena, Ruang Seni yang Lebih Nyaman bagi Warga Jakarta Utara

Jakarta - Spektroom : Sebuah pertunjukan seni tak hanya membutuhkan panggung dan penampil yang memukau. Kenyamanan penonton, kualitas suara, hingga keamanan bangunan juga menjadi bagian penting agar karya seni dapat dinikmati dengan baik. Kebutuhan itulah yang mendorong revitalisasi Gedung Bimasena di Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB) Aki Tirem, Jalan Yos Sudarso, Kebon

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas
Plt. Kaper Kemendukbangga/BKKBN Malut Beri Kultum di Safari Suling Kanwil Kemenag Maluku Utara

Plt. Kaper Kemendukbangga/BKKBN Malut Beri Kultum di Safari Suling Kanwil Kemenag Maluku Utara

Sofifi–Spektroom : Plt. Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Maluku Utara, Ansar Djainahu, S.Sos., memberikan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) dalam kegiatan Safari Subuh Keliling (Suling) dan Pembagian Paket Sembako kepada Penerima Manfaat Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Bahrul

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru