ILDI Banyumas Gelar Pelatihan Calon Instruktur untuk Perkuat Profesionalisme
Purwokerto-Spektroom: Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) Kabupaten Banyumas mengadakan Pelatihan Calon Instruktur ILDI Tingkat Dasar selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (15–17 Mei 2026), Purwokerto.
Pelatihan bertujuan meningkatkan kualitas sekaligus menambah jumlah instruktur ILDI di Banyumas. Pelatihan dibuka Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Banyumas, Samsudin Tirta.
Pelatihan diikuti 21 peserta dari Banyumas dan sejumlah daerah sekitar dengan materi disampaikan oleh narasumber dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) ILDI, Atit Sri, serta dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) ILDI Jawa Tengah, Henny Dwi Sel Via Tie.
Ketua DPW ILDI Banyumas, Gati Artiningrum Purwandani, Senin (18/5/2026), menjelaskan, pelatihan calon instruktur merupakan salah satu program kerja organisasi untuk mencetak instruktur yang kompeten dan profesional.

“Pelatihan ini menjadi upaya kami untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas instruktur ILDI di Kabupaten Banyumas. Dengan dukungan narasumber dari pusat dan provinsi, peserta mendapatkan materi yang komprehensif sebagai bekal menjadi instruktur yang andal,” ujarnya.
Ketua panitia, Bangkit Sudarmi, menambahkan bahwa perkembangan ILDI di Banyumas terus meluas hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Kondisi tersebut membutuhkan lebih banyak instruktur yang memiliki kemampuan teknis dan rasa percaya diri dalam mengajar.
“Selama ini instruktur sudah ada, tetapi jumlahnya masih terbatas dan sebagian belum percaya diri. Setelah mengikuti pelatihan dan memperoleh sertifikat, mereka diharapkan lebih yakin serta mampu mengajar sesuai step sheet, teknik, irama, beat, dan ketukan yang benar. Langkah dansa bukan sekadar bergerak, tetapi memiliki kaidah yang harus dipahami,” katanya.
Dalam pelatihan ini, peserta mengikuti ujian tertulis dan praktik. Materi yang diberikan meliputi sejarah organisasi ILDI, sejarah line dance, istilah-istilah dalam langkah dansa, teknik dasar, etika instruktur, pengenalan step sheet, irama dan ketukan, didaktik metodik, hingga peran instruktur dalam pendidikan dan pengembangan organisasi.
Narasumber dari DPP ILDI, Atit Sri, menegaskan bahwa evaluasi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan peserta benar-benar memahami materi yang diberikan.
Sementara itu, Ketua DPD ILDI Jawa Tengah, Henny Dwi Sel Via Tie, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme anggota ILDI Banyumas dalam mengikuti pelatihan.
“Saya sangat senang melihat semangat teman-teman di Banyumas untuk belajar lebih mendalam dan menjadi instruktur yang berkualitas. Semakin banyak instruktur, semakin besar pula kontribusi ILDI dalam mendukung program pemerintah, yaitu Indonesia Bergerak,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, ILDI Banyumas berharap dapat melahirkan instruktur-instruktur baru yang profesional, sehingga perkembangan olahraga masyarakat berbasis langkah dansa di Banyumas semakin pesat dan menjangkau lebih banyak kalangan.