Ilmu Yang Diperoleh di Kampus Hanya Fondasi, Setelah Lulus, Pembelajaran Sesungguhnya Baru Akan Dimulai

Ilmu Yang Diperoleh di Kampus Hanya Fondasi, Setelah Lulus, Pembelajaran Sesungguhnya Baru Akan Dimulai
Wisuda Sarjana ke-48 Universitas Tulang Bawang (UTB) Lampung. (Foto Spektroom).

Bandarlampung - Spektroom: Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Kaban Litbangda) Provinsi Lampung Yurnalis, S.Ip., M. Si Menghadiri Wisuda Sarjana ke-48 Universitas Tulang Bawang (UTB) Lampung di Hotel Novotel, Bandarlampung, Kamis, 23 Juli 2026.

Membacakan sambutan Gubernur Rahmat Mirzani Djauzal, Yurnalis menyampaikan cara berpikir generasi muda sekarang sudah berubah. Mereka tidak lagi menunggu peluang datang, tetapi mulai berusaha menciptakan peluang. Inilah yang sedang terjadi di dunia saat ini.

audio-thumbnail
Yurnalis
0:00
/151.743875

Artificial Intelligence, lanjut Yurnalis berkembang sangat cepat, banyak pekerjaan berubah, cara belajar berubah, cara berbisnis berubah, bahkan cara pemerintah melayani masyarakat pun kini berubah.

"Perubahan ini jangan ditakuti, justru harus dipelajari. Sebab yang akan tertinggal bukan orang yang usianya lebih tua, melainkan orang yang berhenti belajar. Karena itu, saya berharap lulusan Universitas Tulang Bawang memiliki satu kebiasaan yang tidak boleh berhenti, yaitu terus belajar'' ujarnnya berpesan.

Menurut Yurnalis, Ilmu yang diperoleh di kampus adalah fondasi. Setelah keluar dari kuliah, pembelajaran sesungguhnya akan dimulai.

"Saudara akan menghadapi dunia kerja yang penuh persaingan. Ada yang langsung mendapat pekerjaan, ada yang harus menunggu, ada yang milih menjadi wira usaha. Semua jalan itu baik, selama dijalani dengan sungguh-sungguh" tandasnya lagi.

Melalui Kaban Litbangda Lampung Yurnalis, Gubernur Lampung juga berpesan kepada wisudawan jangan pernah merasa kecil, hanya akan memulai dari bawah. Hampir semuanya dapat dimulai dari awal yang sederhana.

"Pemerintah provinsi Lampung saat ini sedang bekerja keras membangun fondasi masa depan daerah ini. Kami mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat pelayanan publik berbasis digital, mendorong hilirisasi sektor pertanian, memperluas ruang tumbuh UMKM, serta menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan global.

Arah pembangunan ini sejalan dengan visi bersama Lampung maju menuju Indonesia emas.

"Namun saya percaya, kemajuan daerah tidak cukup dibangun dengan anggaran pemerintah. Lampung membutuhkan anak-anak muda yang memiliki integritas, kemampuan beradaptasi, semangat berkolaborasi, dan keberanian mengambil peluang" kata Gubernur Mirza diakhir sambutannya.

Sementara Wakil Rektor 1 Apoteker Noviansyah SSI SHM, menyampaikan Dasar Wisuda Sarjana Universitas Tulang Bawang (UTB) Lampung adalah Surat LL Dikti nomor 1976-DST-LL2-DT.02.01-2026 dan SK Rektor Universitas Tulang Bawang nomor 023-R-UTB-KEP-7RMW-2026 tentang Panitia Wisuda Sarjana Serata I Universitas Tulang Bawang tahun 2026.

Pada wisuda kali ini, Universitas Tulang Bawang Lampung melantik sebanyak 305 wisudawan wisudawati yang terdiri atas Fakultas Teknik 16 lulusan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 95 lulusan, Fakultas Hukum 47 lulusan, Fakultas Farmasi 124 lulusan, Fakultas Pertanakan 23 lulusan.

"Dari jumlah wisuda-wisudawati tahun 2026, sebanyak 84 lulusan berasal dari mahasiswa yang mendapatkan biasiswa program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang terdiri dari Prodi Hukum 12 lulusan, Prodi Administrasi Publik 24 lulusan, Prodi Administrasi Bisnis 19 lulusan, Prodi Ilmu Komunikasi 18 lulusan, Prodi Peternakan 5 lulusandan Prodi Teknik Industri 7 lulusan" terang Novriansyah dalam laporannya.

Sekedar informasi, UTB Lampung juga mengapresiasi kepada Wisudawan terbaik, penghargaan itu diberikan kepada Fadilah Anggraini IPK 3,73 predikat kelulusan dengan pujian, dari fakultas ilmu Sosial dan ilmu Politik program studi Administrasi Publik, Cahya Nur IPK 3,88 predikat kelulusan dengan pujian.

Selanjutnya Rika Aprilia IPK 3,83 predikat kelulusan dengan pujian Program studi Fakultas ilmu Komunikasi, dari Fakultas hukum Program Studi ilmu hukum, Irma Yunita Rahman IPK 3,87 dengan pujian.

Berikutnya fakultas Teknik, Haroni Fauzan IPK 3,79 predikat kelulusan dengan pujian, Fakultas MIPA program studi Farmasi Dian Permatasari IPK 3,74 predikat pujian, Fakultas peternakan program studi Peternakan, Mustika Oktavianti IPK 3,81 predikat kelulusan dengan pujian.(@Ng).

Berita terkait

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp136 Juta untuk 211 Warga Rentan di Sawahlunto

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp136 Juta untuk 211 Warga Rentan di Sawahlunto

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai Rp136 juta kepada kelompok masyarakat rentan di Kota Sawahlunto. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung pada Kamis (30/7/26) dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sawahlunto Rovanly Abdams, mewakili Wali Kota Sawahlunto. Program ATENSI

Riswan Idris, Rafles