Impian Yang Terwujud, KKN Haromain Mahasiswa Prodi MHU UIN Walisongo

Impian Yang Terwujud, KKN Haromain Mahasiswa Prodi MHU UIN Walisongo
Prodi Manajemen Haji dan Umroh Fakda UIN Walisongo Semarang Laksanakan KKN di Arab Saudi selama 38 hari, mulai tanggal 22 Juli hingga 28 Agustus 2025.

Spektroom Semarang: Muhammad ZAki Al Fatih Nampak antusias dan menunjukan wajah berseri bahagia saat menceritakan pengalamannya melakukan KKN Haromain.

Program Studi Manajemen Haji dan Umroh Fakultas Dakwah UIN Walisongo Semarang mengadakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Arab Saudi selama 38 hari, mulai tanggal 22 Juli hingga 28 Agustus 2025.

Mahasiswa semester 7 angkatan 2022 ini sudah lama menantikan kapan Prodi Manajeen Haji dan Umroh (MHU) akan melaksanakan program KKN Haromain. KKN ini bersifat mandiri karena bagian dari inplementasi kurikulum MBKM.

“Ya kan namanya juga manajemen haji dan umroh, sudah semestinya kita memiliki pengalaman melakukan itu. Alhamdulillah akhirnya angkatan kami bisa mendaptkan kesemoatan itu” katanya ketika di temui di loby kampus Senin (15/09/2025).

Ketua Kelompok KKN Arab Saudi, Muhammad ZAki Al Fatih Nampak antusias dan menunjukan wajah berseri bahagia saat menceritakan pengalamannya melakukan KKN Haromain.

Selanjutnya Fatih berharap bahwa program KKN Haromain terus dilanjutkan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan pengalaman riil di lapangan.

Menurutnya disana dia dan rekan-rekannya mengenal banyak perbedaan dari budaya, karakter, suasana, hingga adab sopan santun cara bergaul atau bersosialisasi.

“Kita ketemu orang-orang dari seluruh penjuru dunia yang semuanya membawa adat budaya masing-masing, belum lagi dengan warga local. Tapi kamu bisa menyesuaikan, rekan-rekan senang menjalaninya” tambahnya.

Beberapa program kerja (proker) yang dilakukan disana antara lain mengadakan lomba di sekolahn Indonesia Mekah, Menjadi juri dan pelatih paskibra sebelaum upacara HUT Proklamasi ke 80 Kemerdekaan RI, Berbagai makanan setiap Jum’at dan bersih-bersih sampah.

“Kami ada program membantu sekolah Indonesia Mekah untuk menyiapakan paskibra, juga melatih siswa disana. Serta mengadakan berbagai lomba 17an” ujarnya

Selain itu program utama KKN seperti menjadi tour gate, tour leader mendampingi jamaah haji selama melakukan kegiatan ibadah dan kunjungan wisata.

Berita terkait

Pemprov Sumbar Dorong Kolaborasi Masyarakat Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Pemprov Sumbar Dorong Kolaborasi Masyarakat Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Padang–Spektroom : Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga, pendidikan karakter, serta nilai-nilai keagamaan sebagai langkah bersama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan berbagai persoalan sosial yang mengancam generasi muda. Ajakan tersebut disampaikan Arry saat menghadiri kegiatan Gerakan Subuh Berjamaah dan

Rafles
Di Balik Lantunan Yasin, Terselip Harapan Menjaga Harmoni Kalimantan Barat

Di Balik Lantunan Yasin, Terselip Harapan Menjaga Harmoni Kalimantan Barat

Pontianak-Kalbar : Suasana Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Minggu (21/06/2026), tampak berbeda dari biasanya. Ratusan santri, santriwati, dan jamaah Majelis Taklim Nurul Jannah memenuhi ruangan dengan wajah-wajah penuh harap. Sebagian mengenakan pakaian serba putih, sementara yang lain tampak menggenggam kitab Yasin yang menjadi saksi perjalanan mereka menuntaskan proses pembelajaran keagamaan.

Apolonius Welly, Rafles
Hadiri Festival Kuliner Tradisional, Wagub Vasko Ajak Masyarakat Jadikan Kuliner Minang Sebagai Kekuatan Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Hadiri Festival Kuliner Tradisional, Wagub Vasko Ajak Masyarakat Jadikan Kuliner Minang Sebagai Kekuatan Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Bukittinggi-Spektroom : Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy menghadiri Festival Kuliner Tradisional yang digelar di kawasan Jam Gadang, Kota Bukittinggi, Minggu (21/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang sekaligus upaya memperkuat promosi budaya, pariwisata, dan ekonomi masyarakat berbasis kuliner tradisional. Dalam sambutannya,

Rafles