Innalillahi, 20 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi, Suhu Madinah-Makkah Tembus 42 Derajat
Jakarta - Spektroom : Suhu panas yang ekstrem, dipadu dengan kelembapan rendah sekitar 12 persen, mengiringi kedatangan jemaah haji di Makkah dari Madinah.
Kondisi ekstrem ini memicu risiko kesehatan serius, termasuk dehidrasi tinggi dan heat stroke.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) juga mengingatkan jemaah untuk disiplin menjaga kesehatan mengingat suhu di Madinah dan Makkah berkisar antara 38 hingga 42 derajat Celsius.
Hingga hari ke 19 operasional haji tercatat 20 jemaah wafat di Arab Saudi. 170 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), 352 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi, dan 77 jemaah masih menjalani perawatan.
"Kemenhaj menyampaikan duka cita mendalam dan memastikan seluruh hak layanan jemaah wafat terpenuhi sesuai prosedur." ujar Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, di Makkah, melalui keterangan resmi Kemenhaj, Sabtu (9/5/2026)
Menurutnya, pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah terus berlangsung bertahap. Sebanyak 165 kloter dengan 63.822 jemaah dan 660 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib menuju puncak ibadah haji
PPIH Daerah Kerja Makkah melayani 165 kloter dengan 63.822 jemaah tersebar di 180 hotel. PPIH Daerah Kerja Madinah melayani 267 kloter dengan 104.796 jemaah menempati 94 hote
Begitun pula layanan konsumsi, hingga saat ini sebanyak 2.782.118 box makanan telah didistribusikan kepada jemaah Indonesia, terdiri atas 2.129.003 box di Madinah dan 653.115 box di Makkah.
Sementara itu, layanan Bus Shalawat di Makkah mengoperasikan 17 rute dengan total 969 trip untuk melayani mobilitas jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram dan kembali ke hotel.
Untuk kedatangan gelombang kedua melalui Bandara King Abdul Aziz International Airport di Jeddah, tercatat sebanyak 28 kloter dengan 10.731 jemaah dan 113 petugas telah tiba. Selain itu, sebanyak 2.958 jemaah haji khusus juga telah berada di Arab Saudi.
"Memasuki hari ke-19 masa operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, proses layanan jemaah Indonesia secara umum berjalan lancar dan terkendali". pungkas Ichsan