Inovasi Ikan Asap Cair Ambon Tahan Lama dan Siap Ekspor

Ikan Asap Cair

Inovasi Ikan Asap Cair Ambon Tahan Lama dan Siap Ekspor
Penggerak UMKM Kota Ambon, Eta Soukotta, (Spektroom)

Spektroom – Penggerak UMKM Kota Ambon, Eta Soukotta, memperkenalkan inovasi ikan asap cair yang dinilai lebih higienis, praktis, dan memiliki daya tahan lebih lama dibanding ikan asar tradisional. Hal itu disampaikan usai Pelatihan Pembuatan Ikan Asap Cair di Kantor Dinas Koperasi Kota Ambon.

Eta menjelaskan, ikan asap cair berbeda jauh dari ikan asar biasa. Produk ini tanpa tulang, tanpa kepala, tidak berkulit, serta dikelola dengan teknik pengasapan modern menggunakan asap cair, sehingga hasilnya lebih bersih dan aman dikonsumsi anak-anak hingga orang tua.

“Kalau ikan asar biasa hanya tahan 1–2 hari, ikan asap cair ini bisa bertahan 4–5 hari, sehingga memungkinkan untuk dikirim ke luar daerah bahkan ke luar negeri,” jelas Eta Soukotta, Jumat (14/11/2025).

Keunggulan lainnya, ikan asap cair tidak mudah hancur meski dipanaskan dalam air karena menggunakan kemasan pre-made yang dirancang tahan panas. “Produk ini tetap utuh sekalipun dicelup dalam air mendidih. Ini membuatnya layak dipasarkan lebih luas,” tambahnya.

Eta berharap inovasi ini menjadi produk unggulan UMKM Ambon dan membuka peluang ekspor lebih besar.

Berita terkait

Dinas Kominfo Sawahlunto Jadi Narasumber Uji Coba SPMB Online, Perkuat Digitalisasi Pendidikan

Dinas Kominfo Sawahlunto Jadi Narasumber Uji Coba SPMB Online, Perkuat Digitalisasi Pendidikan

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto terus memperkuat transformasi digital di sektor pendidikan melalui penerapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online. Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan sistem tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Sawahlunto menjadi narasumber pada kegiatan uji coba SPMB Online yang digelar Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto.Rabu (13/

Riswan Idris, Rafles
Rehabilitasi Lahan Rusak Ringan dan Sedang akibat Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Tuntas

Rehabilitasi Lahan Rusak Ringan dan Sedang akibat Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Tuntas

Padang Pariaman-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyatakan rehabilitasi lahan pertanian rusak ringan dan sedang akibat bencana hidrometeorologi di Sumbar telah tuntas. Selanjutnya, pemerintah daerah akan mulai bergerak ke tahap lanjutan, termasuk penanganan lahan rusak berat dan sawah yang hilang. Pernyataan tersebut disampaikannya saat mengikuti kegiatan tanam padi serentak

Rafles