Insiden Penganiayaan di Tual, Kapolda Maluku Mohon Maaf Secara Terbuka

Insiden Penganiayaan di Tual, Kapolda Maluku Mohon Maaf Secara Terbuka
Kapolda Maluku saat diwawancarai media usai buka puasa terkait insiden penganiayaan siswa di Tual, (Miggu 22/2/2026). (Foto: Eva. M/Spektroom)

Spektroom– Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH, S.I.K., M.Si., menyampaikan permohonan maaf dan belasungkawa mendalam atas meninggalnya seorang siswa berinisial AT (14) akibat penganiayaan yang dilakukan oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS di Kota Tual.

Kapolda menegaskan, institusi tidak akan mentoleransi pelanggaran hukum yang dilakukan anggotanya dan memastikan penanganan perkara dilakukan secara tegas, transparan, serta akuntabel.

“Kami turut berduka cita dan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi perhatian serius kami dan akan ditangani secara sungguh-sungguh,” tegas Dadang, Minggu (22/2/2026).

Kapolda menekankan bahwa Polda Maluku berkomitmen memproses perkara ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dengan menjunjung prinsip keterbukaan dan objektivitas serta membuka ruang pengawasan publik.

Sebagai langkah konkret, Kapolda telah memerintahkan Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku untuk melakukan investigasi menyeluruh. Oknum Brimob yang terlibat tidak hanya diproses secara pidana, tetapi juga dijerat proses etik internal Polri.

“Penanganan perkara ini dilakukan secara tegas dan berlapis. Proses pidana dan kode etik berjalan bersamaan. Jika terbukti bersalah, sanksinya jelas dan tegas,” ujar Kapolda.

Dalam perkembangan terbaru, Bripda MS telah resmi ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan berdasarkan hasil gelar perkara pada Jumat (20/2/2026). Anggota Brimob Kompi 1 Batalion C Pelopor tersebut kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk proses etik.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, menjelaskan bahwa pemeriksaan kode etik telah dilakukan di Subbid Wabprof Bidpropam Polda Maluku sebagai bagian dari komitmen Polri dalam penegakan disiplin dan profesionalisme.

“Proses kode etik merupakan bentuk keseriusan Polri dalam menjaga marwah institusi. Penanganan dilakukan secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Rositah.

Polda Maluku juga menjadwalkan sidang kode etik terhadap Bripda MS pada Senin (23/2). Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum serta tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami berkomitmen memproses perkara ini secara tegas, akuntabel, dan profesional. Setiap perkembangan penanganan akan disampaikan secara terbuka kepada publik,” pungkas Rositah. (EM)

Berita terkait

Dorong Inovasi Digital, HMTI Polbeng Sukses Gelar KOMTIK XII 2026

Dorong Inovasi Digital, HMTI Polbeng Sukses Gelar KOMTIK XII 2026

Bengkalis-Spektroom : Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) sukses menyelenggarakan Kompetisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (KOMTIK) XII Tahun 2026. Mengusung tema "Teknologi Sebagai Penggerak Perubahan Bangsa". Kegiatan tahunan ini berhasil menjaring puluhan talenta digital berbakat, baik dari kalangan mahasiswa maupun pelajar SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Bengkalis.

Salman Nurmin, Rafles
Landak Masuk Daerah Terdampak Parah Karhutla, Bantuan Logistik Mulai Disalurkan

Landak Masuk Daerah Terdampak Parah Karhutla, Bantuan Logistik Mulai Disalurkan

Landak-Spektroom : Kabupaten Landak menjadi salah satu daerah di Kalimantan Barat yang menerima bantuan logistik darurat dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ditengah memburuknya dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap di sejumlah wilayah. Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyambut baik penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang diserahkan langsung

Apolonius Welly, Rafles
Ubinan Padi Silungkang Jadi Basis Hitung Produksi Sawahlunto, Produktivitas Tembus 7,64 Ton per Hektare

Ubinan Padi Silungkang Jadi Basis Hitung Produksi Sawahlunto, Produktivitas Tembus 7,64 Ton per Hektare

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) terus memperkuat basis data produksi pangan melalui pengukuran produktivitas padi di tingkat lapangan. Pengambilan sampel ubinan dilakukan DKP3 Kota Sawahlunto melalui Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Silungkang

Riswan Idris, Julianto
Sebaran keadaan cuaca berdasarkan Prakiraan cuaca BMKG kelas 1 Supadio Pontianak.

Harapan Turun Hujan di Kalbar: 11 Kabupaten Kota Berpeluang Hujan Ringan dan Sedang

Pontianak-Spektroom : Kabar tentang hujan akhirnya datang di tengah langit Kalimantan Barat yang berbulan-bulan diselimuti asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Setelah melewati hari-hari dengan kualitas udara memburuk, jarak pandang terganggu, hingga aktivitas masyarakat yang ikut terdampak, harapan itu kini muncul dari prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Jumat

Apolonius Welly, Julianto
ссс