Inspektorat Pontianak Ingatkan ASN: Jangan Lalai Administrasi di Tengah Derasnya Agenda Kota
Pontianak-Spektroom : Pemerintah Kota Pontianak memasuki pekan-pekan sibuk dengan sederet agenda strategis yang menuntut kesiapan penuh aparatur sipil negara (ASN).
Di tengah pemeriksaan laporan keuangan daerah, persiapan event besar kota hingga program pemberdayaan masyarakat, Inspektur Kota Pontianak Trisnawati memberi peringatan tegas soal pentingnya disiplin dan ketelitian administrasi.
Pesan itu disampaikan Trisnawati saat memimpin arahan pada apel rutin di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (11/05/2026) pagi.
Di hadapan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ia menegaskan bahwa kelalaian administrasi sekecil apa pun dapat berdampak serius terhadap tata kelola pemerintahan.
Menurut perempuan yang akrab disapa Tina itu, Pemerintah Kota Pontianak baru saja melaksanakan exit meeting terkait pemeriksaan laporan keuangan daerah.
Karena itu, seluruh OPD diminta meningkatkan koordinasi serta memastikan seluruh dokumen dan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai aturan.
“Seluruh perangkat daerah diharapkan lebih cermat dan tertib administrasi dalam pelaksanaan kegiatan, sehingga seluruh proses berjalan sesuai aturan dan tata kelola yang baik,” tegas Tina.
Ia menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran dan administrasi kegiatan. Dalam situasi pengawasan yang semakin ketat, kata dia, setiap perangkat daerah harus mampu memastikan seluruh data pendukung tersusun rapi, lengkap, dan mudah ditelusuri sewaktu-waktu.
Tak hanya soal administrasi, Tina juga meminta ASN aktif berkoordinasi dengan Inspektorat apabila menemukan kendala di lapangan. Langkah itu dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan hukum maupun hambatan pelaksanaan program.
Di tengah arahan yang serius, Tina turut menyampaikan kabar membanggakan terkait keberangkatan 1.508 jemaah haji asal Kota Pontianak.
Jumlah tersebut menjadikan Pontianak sebagai salah satu daerah penyumbang jemaah haji terbesar di Kalimantan Barat tahun ini.
“Kita doakan seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran selama menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji maupun hajah yang mabrur,” ujarnya.
Selain itu, Pontianak juga bersiap menerima kunjungan Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) yang membawa agenda pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKA). Program tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya perempuan.
Menjelang akhir semester pertama 2026, Tina mengingatkan seluruh ASN agar tidak lengah. Dengan kondisi keuangan daerah yang menantang dan banyaknya agenda besar sepanjang Mei, seluruh program pembangunan diminta tetap berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai target.
“Pontianak memiliki potensi besar sebagai kota tujuan wisata dan kuliner, termasuk budaya warung kopi yang menjadi daya tarik tersendiri,” pungkasnya.