Irwasda Polda Maluku Perketat Pengawasan Seleksi Rikkes Bintara
Ambon-Spektroon: Memasuki hari ketujuh pelaksanaan pemeriksaan kesehatan (rikkes) tahap I seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026, Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, S.E., M.H., kembali melakukan peninjauan langsung guna memastikan proses berjalan transparan dan sesuai prosedur.
Peninjauan berlangsung di Gedung Faisal Heluth, SPN Polda Maluku, Selasa (21/04/2026) dengan fokus pada penguatan pengawasan di setiap tahapan pemeriksaan kesehatan calon siswa (casis).
“Hari ini merupakan hari ketujuh pelaksanaan rikkes tahap I. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai SOP dan tidak ada celah bagi penyimpangan. Transparansi menjadi prioritas utama dalam menjaring calon anggota Polri yang berkualitas,” tegas I Made Sunarta.
Dalam kegiatan tersebut, Irwasda didampingi Kabid Dokkes Polda Maluku selaku Ketua Pemeriksaan Kesehatan serta jajaran Biro SDM. Pengawasan juga melibatkan unsur internal, termasuk Itwasda dan Bidang Propam, guna memastikan integritas proses seleksi tetap terjaga.
Sementara itu, Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol. Jemi Junaidi selaku Ketua Panitia Daerah menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan standar yang ketat dan terbuka.
“Panitia daerah berkomitmen melaksanakan proses seleksi secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Kami memastikan seluruh peserta mendapatkan perlakuan yang adil dan tidak ada ruang bagi praktik penyimpangan dalam rekrutmen ini,” tegas Jemi Junaidi.
Selain memantau langsung alur pemeriksaan, Irwasda juga berinteraksi dengan para peserta untuk memberikan motivasi agar tetap fokus dan menjaga kondisi kesehatan selama mengikuti tahapan seleksi.
Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya konsisten Polda Maluku dalam menegakkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dalam seluruh proses rekrutmen Polri.
Hingga saat ini, pelaksanaan rikkes tahap I di SPN Polda Maluku berlangsung dalam kondisi tertib, aman, dan lancar, dengan pengawasan berlapis guna memastikan terwujudnya rekrutmen Polri yang bersih dan profesional.(EM)