Jalan Mulus, Harapan Baru Warga Pandak dan Sibalung

Jalan Mulus, Harapan Baru Warga Pandak dan Sibalung
Bupati Banyumas menanda tangani prasasti diresmikannya jalan yang menghubungkan 2 kecamatan Sumpyuh dan Kemranjen. (Foto : Humas kab.Bms).

Banyumas – Spektroom
Lima bulan lalu, melintasi jalan yang menghubungkan Desa Pandak, Kecamatan Sumpiuh, dengan Desa Sibalung, Kecamatan Kemranjen, menjadi pekerjaan yang melelahkan.

Aspal bergelombang, jalan sempit, dan sulit dilalui kendaraan membuat perjalanan warga harus ditempuh dengan ekstra hati-hati.

Kini, pemandangan itu berubah. Ruas jalan sepanjang 1,5 kilometer tersebut telah selesai direkonstruksi dan mulai dimanfaatkan masyarakat.

Perubahan itu bukan sekadar menghadirkan jalan yang lebih mulus, tetapi juga membuka harapan baru bagi warga yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perdagangan.

Bagi para petani, jalan baru berarti hasil panen dapat lebih cepat sampai ke pasar. Truk pengangkut gabah, sayuran, maupun hasil kebun tidak lagi harus berjalan pelan menghindari lubang. Distribusi pupuk, benih, dan kebutuhan pertanian lainnya juga menjadi lebih mudah.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono yang meresmikan penggunaan jalan tersebut, Senin (3/8/2026), mengatakan pembangunan infrastruktur di desa harus memberi manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

"Harapannya jalan ini benar-benar mempermudah transportasi, memperlancar distribusi hasil pertanian, dan mendukung aktivitas ekonomi warga," ujarnya.

Dampak perubahan itu bahkan sudah mulai terasa. Menurut Camat Sumpiuh Pujar Seno, ruas Pandak-Sibalung kini berkembang menjadi ruang ekonomi baru. Setiap sore, sepanjang jalan dipenuhi pedagang kaki lima yang menjajakan aneka makanan dan minuman. Jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 100 pedagang.

Jalan yang sebelumnya dihindari karena rusak, kini justru menjadi tempat favorit warga untuk bersantai bersama keluarga maupun berkumpul dengan teman. Aktivitas tersebut sekaligus menciptakan sumber penghasilan baru bagi masyarakat dan memberi pemasukan bagi desa melalui pengelolaan kawasan.

"Sebelumnya jalan ini sangat sulit dilalui, terutama untuk mobil. Sekarang selain menjadi jalur alternatif, kawasan ini juga hidup karena banyak pedagang yang berjualan," kata Pujar.

Kepala Desa Pandak, Abas Wahyudi, menyebut rampungnya pembangunan jalan menjadi kabar yang telah lama dinantikan masyarakat. Menurutnya, akses yang lebih baik akan mempercepat mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Di balik hamparan aspal baru itu, tersimpan harapan sederhana masyarakat: perjalanan yang lebih aman, biaya angkut yang lebih ringan, hasil panen yang lebih cepat terjual, dan semakin banyak peluang usaha yang tumbuh di sepanjang jalan.

Sebuah infrastruktur yang bukan hanya menghubungkan dua desa, tetapi juga membuka jalan bagi kehidupan yang lebih baik.

Berita terkait

Ketua MPR: Keberadaan Pondok Pesantren Punya Arti Strategis, Terutama Bagi Daerah Perbatasan Seperti Batam

Ketua MPR: Keberadaan Pondok Pesantren Punya Arti Strategis, Terutama Bagi Daerah Perbatasan Seperti Batam

Batam-Spektroom : Pondok Pesantren Nur Iman di Pulau Kasu, Kecamatan Belakang Padang Batam, diresmikan penggunaannya oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani ditandai dengan penandatangan prasasti dan penanaman pohon Kurma. Persemian tersebut di hadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) dan Habib Syeckh bin Abdul Qidir Assegaf tokoh pendiri

Desmawati, Rafles
Wagub Kepri: Kemajemukan Adalah Anugerah dan Kekuatan dalam Menjaga Stabilitas dan Keharmonisan di Negeri Segantang Lada

Wagub Kepri: Kemajemukan Adalah Anugerah dan Kekuatan dalam Menjaga Stabilitas dan Keharmonisan di Negeri Segantang Lada

Batam-Spektroom : Sikkhapana Guang Ji Batam adalah lembaga pendidikan keagamaan Buddha nonformal di bawah naungan Yayasan Guang Ji Batam berlokasi di Kota Batam Kepulauan Riau (Kepri) Pusat kegiatan ini terdaftar secara resmi untuk program pendidikan nonformal keagamaan Buddha, yang berfungsi sebagai tempat pembinaan umat, kelas Dharma, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Wagub

Desmawati, Rafles