Jam Gadang Fun Run 2026 Meriahkan Perayaan 100 Tahun Jam Gadang di Bukittinggi
Bukittinggi-Spektroom – Perayaan 100 Tahun Jam Gadang pada Juni 2026 di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan budaya, literasi, hingga olahraga berskala internasional.
Salah satu agenda yang paling menarik perhatian publik adalah Jam Gadang Fun Run 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Juni 2026 di kawasan ikon kota tersebut.
Event lari santai sejauh 5 kilometer itu menjadi bagian dari rangkaian International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 yang diselenggarakan oleh IMLF bersama Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) dan Pemerintah Kota Bukittinggi.
Hingga Senin (11/5/2026), panitia mencatat lebih dari 600 peserta telah mendaftarkan diri dalam International Jam Gadang Fun Run 2026. Tingginya minat peserta membuat kuota kegiatan mulai menipis.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan perayaan satu abad Jam Gadang akan dipusatkan dalam sejumlah agenda internasional yang berlangsung sepanjang Juni 2026.
“Puncak acaranya meliputi International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) 2026 pada 3–7 Juni 2026, seminar internasional, pameran foto, lomba puisi, dan puncaknya pada 14–21 Juni 2026,” kata Ramlan, Senin (11/5/2026).
IMLF ke-4 tahun ini mengusung tema “From Literacy to Legacy: Building Wealth, Peace and Sustainability Learning”.
Kegiatan tersebut disebut akan melibatkan delegasi dari 36 negara dengan agenda seminar, lokakarya, hingga pementasan seni budaya.
Jam Gadang Fun Run 2026 sendiri tidak hanya menghadirkan olahraga, tetapi juga membawa semangat pelestarian budaya dan kebanggaan terhadap warisan Minangkabau. Peserta nantinya akan berlari di pusat Kota Bukittinggi dengan latar bersejarah Jam Gadang serta atmosfer festival yang meriah.
“Jam Gadang Fun Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi momentum merayakan sejarah dan budaya Minangkabau bersama masyarakat,” demikian keterangan panitia.
Selain fun run, rangkaian perayaan 100 Tahun Jam Gadang juga akan diisi seminar internasional mengenai arsitektur dan mesin Jam Gadang, pameran foto dan dokumentasi sejarah, Pekan Cinema Bukittinggi, lomba menulis dan baca puisi tingkat nasional bertema “100 Tahun Jam Gadang”, hingga program “100 Puisi untuk 100 Tahun Jam Gadang” yang melibatkan sastrawan dunia.
Pemerintah Kota Bukittinggi juga menyiapkan program sarapan pagi gratis untuk masyarakat dan tamu yang hadir selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Menurut Ramlan, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia memberikan perhatian khusus terhadap perayaan tersebut karena Jam Gadang dinilai sebagai ikon penting sejarah dan budaya Indonesia.
Rangkaian acara itu diharapkan mampu memperkuat posisi Bukittinggi sebagai kota budaya, sastra, dan destinasi wisata internasional di Sumatera Barat.
Pemerintah Kota Bukittinggi mengajak masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam perayaan satu abad Jam Gadang melalui semangat olahraga, budaya, dan kebersamaan. ( Rita ,wyu)