Pemkab Madiun Lakukan Koordinasi Menuju Zero TBC 2030
Madiun-Spektroom : Pemerintah kabupaten Madiun melakukan Koordinasi dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Penguatan Program TBC dan Program Penyakit Tidak Menular). Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan di Mercure Hotel dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Kemenag, OPD terkait, Direktur RSUD Caruban dan Dolopo, serta para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Madiun dan diikuti oleh 142 peserta berlangsung selama dua hari (11-12/5/2026). Bupati Madiun Hari Wuryanto menyebut salah satu tujuan acara ini adalah untuk mewujudkan visi misi Kabupaten Madiun ‘Bersahaja’. Disamping itu, juga untuk mendukung target pemerintah pusat pada tahun 2030 negara Indonesia harus zero TBC. Untuk itu, Bupati menekankan kepada seluruh petugas kesehatan melaksanakan tugas dengan baik, sehingga Dinas Kesehatan harus selalu berkolaborasi dengan dinas terkait.
“Kalau seluruh komponen berkolaborasi, khususnya dari Dinas Kesehatan, dan dilaksanakan dengan baik, Insyaallah bisa selesai (zero TBC di tahun 2030). Jadi tidak harus menunggu tahun 2030, saat ini kita harus mulai,” ujarnya.
Bupati mengimbau kejujuran masyarakat sehingga jika ada masyarakat merasakan gejala terjangkit TBC hendaknya tidak ragu konsultasi dengan tenaga kesehatan agar segera diambil tindakan. Selain itu, pihak Dinkes juga akan melakukan tracing untuk pencegahan agar penderita TBC tidak bertambah banyak. Sementara itu, Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi menyampaikan paparan yang komprehensif seputar bahaya TBC, termasuk menjelaskan gejalanya, cara pencegahan, perbedaan batuk biasa dan gejala TBC maupun pengobatannya.
Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah TBC, kata dr. Purnomo Hadi, salah satunya menjaga kebersihan. Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemkab Madiun untuk memberantas TBC. Sebagai bukti, Pemkab Madiun akan memiliki mobil rontgen sebagai bentuk dukungan menuju zero TBC 2030.