Jasa Marga Catat 320 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jabotabek

Jasa Marga Catat 320 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jabotabek
Direktur Utana Jasamarga Rivan Ahmad ( foto: jasanarga )

Spektroom - H-2 s.d H-1 Periode Libur Hari Kemerdekaan RI, Jasa Marga Catat 320 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jabotabek. Ujar Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono di Jakarta, Minggu (17/8/2025).

Rivan  menyampaikan sebanyak 320.504 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-2 s.d H-1 periode libur Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) atau pada Jumat, 15 Agustus 2025 pukul 06.00 WIB s.d Minggu, 17 Agustus 2025 pukul 06.00 WIB.

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung).

Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 65.967 kendaraan, Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Tol Cipularang, dengan jumlah 74.983 kendaraan.

Gerbang Tol Cikarang Utama (Cikatama) foto: jasamarga

Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 140.950 kendaraan.

Sedangkan dari arah Jakarta ke Banten,lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebanyak 97.992 kendaraan.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 81.562 kendaraan.

“Periode H-1 libur Hari Kemerdekaan RI, sampai dengan Minggu, 17 Agustus 2025, pukul 06.00 WIB, lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju Trans Jawa terlihat adanya peningkatan kendaraan, Jasa Marga mencatat sebanyak 31.628 kendaraan melalui GT Cikampek Utama." kata Rivan.

Berita terkait

Pekalongan Perkuat Data dan Kolaborasi, Penanganan Stunting Ditargetkan Berdampak Nyata

Pekalongan Perkuat Data dan Kolaborasi, Penanganan Stunting Ditargetkan Berdampak Nyata

Pekalongan-Spektroom: Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat penanganan stunting dengan menitikberatkan pada penggunaan data yang valid, evaluasi berkala, serta kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa. Langkah tersebut dilakukan agar program yang dijalankan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi menghasilkan penurunan angka stunting secara nyata. Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Teknis dan

Sigit Budi Riyanto, Buang Supeno
Dorong Pariwisata Berbasis Komunitas, Desa Wisata Sleman Raih Dua Penghargaan DIY 2026

Dorong Pariwisata Berbasis Komunitas, Desa Wisata Sleman Raih Dua Penghargaan DIY 2026

Bantul–Spektroom : Pengembangan pariwisata berbasis komunitas terus didorong Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Salah satunya melalui Lomba Desa/Kampung Wisata Tingkat DIY 2026 yang tidak hanya menilai daya tarik destinasi, tetapi juga tata kelola, dampak ekonomi, sosial budaya, serta keberlanjutan lingkungan. Dalam ajang tersebut, Kabupaten Sleman meraih dua penghargaan.

Fatmawaty, Bian Pamungkas
ссс