Jasamarga Lanjutkan Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol JORR

Jasamarga Lanjutkan Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol JORR
Pekerjaan rekonstruksi dilakukan malam hari ( Humas JM)

Jakarta - Spektroom :  Sebagai upaya menjaga keandalan infrastruktur serta meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jalan, Jasamarga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) melaksanakan pekerjaan rekonstruksi perkerasan beton menggunakan metode setting 24 jam di sejumlah titik Ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) mulai Jumat, 26 Juni 2026 hingga Jumat, 3 Juli 2026.

Pekerjaan ini merupakan bagian dari program preservasi jalan sekaligus penuntasan peningkatan kualitas perkerasan guna memastikan kondisi jalan tol tetap optimal sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Guna mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan, Jasa Marga telah menyiapkan pengamanan area kerja secara optimal dengan menempatkan petugas pengatur lalu lintas, memasang rambu-rambu peringatan, traffic cone, water barrier, lampu peringatan (warning light), serta perangkat pengamanan lainnya sesuai standar operasional.

Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi objek rekonstruksi untuk sementara waktu tidak dapat dilintasi demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan petugas di lapangan. Kendati demikian, lajur lainnya tetap beroperasi secara normal sehingga arus lalu lintas tetap dapat melintas.

Pekerjaan perkerasan jalan di tol JORR ( Humas JM)

Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, manyampaikan bahwa pekerjaan ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Marga dalam menjaga keandalan infrastruktur jalan tol, khususnya pada Ruas Tol JORR yang memiliki volume lalu lintas tinggi dan menjadi salah satu jalur strategis mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik di wilayah Jabodetabek.

"Melalui kegiatan rekonstruksi perkerasan ini, kami berupaya menjaga kualitas layanan jalan tol agar tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal. Pekerjaan preservasi dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi jalan tetap optimal sehingga pengguna jalan dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar," ujar Alvin,Minggu (28/6/2026)

Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi waktu perjalanan, memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memasuki jalan tol, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta berkendara dengan kecepatan sesuai ketentuan, terutama saat melintasi area pekerjaan.