Menteri Agama Tutup Pesparawi Nasional XIV, Sulut Juara Umum

Ajang ini bukan sekadar kompetisi paduan suara, melainkan ruang perjumpaan untuk merawat kebhinnekaan, memperkuat persaudaraan, dan mengokohkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan

Menteri Agama Tutup Pesparawi Nasional XIV, Sulut Juara Umum
Menteri Agama Nasaruddin Umar, memberikan sambutan saat menutup Pesparawi Nasional di Manokwari. ( foto: Tony Teniwut)

Manokwari-Spektroom : Pesta Paduan Suara Gerejawi/Pesparawi Nasional ke XIV tahun 2026 di Manokwari Papua Barat, Minggu, 28 Juni 2026( malam) berachir dan ditutup resmi oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.

Closing ceremony Pesparawi Nasional yang terselenggara di area terbuka yakni lapangan borasi Manokwari, didahului ibadah syukur serta pembacaaan hasil hasil lomba, pengumuman juara umun, penetapan tuan rumah Pesparawi Nasional ke XV, berikut pemukulan 15 tifa  tanda berachirnya event tersebut.

Dalam sambutannya, Menteri Agama, Nasaruddin Umar mengatakan, bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi paduan suara, melainkan ruang perjumpaan untuk merawat kebhinnekaan, memperkuat persaudaraan, dan mengokohkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan

Demikian pula, melalui alunan pujian dan kebersamaan, kemajemukan suku, bahasa, dan budaya dari Sabang hingga Merauke melebur menjadi satu ikatan persaudaraan yang kuat.Menjaga Kelestarian Lingkungan:

"Oleh sebab itu kepada peserta hendaknya  menjadikan kegiatan ini sebagai momentum membangun kesadaran kolektif terhadap kelestarian alam dan lingkungan,tandas Nasaruddin Umar.

Menteri Agama juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh kontingen yang hadir serta penghargaan khusus bagi kontingen yang gagal hadir karena kendala transportase.

"Kepada peserta dari beberapa provinsi (seperti Kepulauan Riau, Jawa Tengah, dan Papua Tengah) yang meski terkendala akses transportasi dan batal tampil, semangat mereka tetap diakui sebagai bagian dari keberhasilan perhelatan akbar ini," tambah Nasaruddin Umar.

Penyerahan piala bergilir kepada kontingen Sulawesi Utara (Sulut) sebagai juara umum Pesparawi Nasional. (foto: Tony Teniwut).

Sementara Itu, berdasarkan Keputusan Dewan Juri dan ketetapan panitia pada penutupan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 di Manokwari, Papua Barat, kontingen Sulawesi Utara (Sulut) resmi dinobatkan sebagai Juara Umum dan memboyong piala bergilir  Presiden RI.

Kontingen Sulut peroleh Gold Champion di empat kategori lomba( dari 12 kategori lomba) yakni, Paduan Suara Pria, Paduan Suara Wanita, Musik Gereja Nusantara, dan Paduan Suara Dewasa Campuran.Selain Juara Kategori Grand Prix: Sulawesi Utara juga memenangkan Grand Prix untuk kategori Paduan Suara Dewasa Campuran dan berhak membawa pulang Piala Menteri Agama.

Sedangkan Penetapan Tuan Rumah Selanjutnya: Dalam Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar bersamaan, diputuskan bahwa Sulawesi Tengah terpilih menjadi tuan rumah perhelatan Pesparawi Nasional XV pada tahun 2029.

Berita terkait

Sengketa Batas Wilayah Tanah Datar–Solok Diselesaikan Lewat Musyawarah, Pembangunan Markas Yonif Tetap Didukung

Sengketa Batas Wilayah Tanah Datar–Solok Diselesaikan Lewat Musyawarah, Pembangunan Markas Yonif Tetap Didukung

Tanah Datar–Spektroom : Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Pemerintah Kabupaten Solok memilih menempuh jalur musyawarah dalam menyelesaikan persoalan batas wilayah yang berkaitan dengan rencana pembangunan Markas Batalyon Infanteri Teritorial (Yonif TP) 951/Pandeka Marapi di kawasan perbatasan kedua daerah. Pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Solok, Minggu (28/6/

Riswan Idris, Rafles