Trending

Jatim Runner Up FORNAS VIII NTB, Produktivitas Perolehan Medali Jauh Lebih Unggul

Jatim Runner Up FORNAS VIII NTB, Produktivitas Perolehan Medali Jauh Lebih Unggul
(Foto: dok.humaskormijatim)

Spektroom - Perlaksanaan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII NTB pada Jumat (1/8/2025) hari ini resmi berakhir. Setelah melalui proses pertandingan selama delapan hari, Provinsi Jawa Timur berhasil menjadi runner up atau menempati peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali. Dilansir dari laman resmi diskominfo.jatimprov.go.id menyebutkan, total sebanyak 93 emas, 80 perak dan 79 perunggu diperoleh Kontingen Jawa Timur dengan total 252 medali.

Di posisi pertama diraih Jawa Barat dengan perolehan 99 emas, 77 perak dan 81 dengan total 257 medali. Sedangkan di bawah Jawa Timur ada DKI Jakarta di posisi ketiga meraih 90 emas, 79 perak dan 76 perunggu dengan total 245 medali. Sementara tuan rumah NTB harus puas di posisi ketujuh dengan meraih 56 emas, 80 perak dan 99 perunggu dengan total 235 medali.

Ketua KORMI Jawa Timur, Hudiyono, menyampaikan bahwa dari segi produktivitas, Jawa Timur jauh lebih unggul dibanding pemuncak klasemen dari Jawa Barat. Di FORNAS VIII NTB kali ini, Jatim hanya mengikutsertakan 47 Inorga yang bertanding dengan 417 jenis olahraga (jenor) yang diikuti. Sedangkan Jabar ada 65 Inorga dengan 508 jenor yang diikuti.

"Artinya Jawa Barat lebih unggul 18 Inorga dan 91 jenor di banding Jawa Timur. Namun kita masih cukup produktif dan mampu bersaing hingga merebut posisi kedua klasemen akhir dengan selisih medali yang tidak terlalu jauh," jelas pria yang akrab disapa Cak Hud tersebut. Ia mengaku bersyukur dapat menempati posisi kedua klasemen akhir FORNAS VIII NTB. "Kami awalnya memang menargetkan Juara Umum. Namun dengan jumlah Inorga dan jenor yang dikuti Jatim lebih sedikit dibanding Jabar, kami bisa landing di runner up saja sudah sangat luar biasa," ungkapnya.

Cak Hud juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur yang telah memberikan dukungan kepada Tim Kontingen Jawa Timur. "Sejak pelepasan kontingen di Grahadi 20 Juli 2025, Ibu Gubernur sudah menyampaikan apresiasi dan dukungan luar biasa untuk pegiat olahraga Jawa Timur yang berangkat ke FORNAS VIII NTB. Besok kami akan menyampaikan laporan resmi kepada Ibu Gubernur," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegiat, pelatih dan offisial dari 47 Inorga Jatim yang telah berjuang meraih medali di NTB. Termasuk dukungan luar biasa dari 34 KORMI Kabupaten Kota se-Jawa Timur yang telah memberikan banyak bantuan bagi kontingen Jatim sehingga bisa meraih prestasi di FORNAS VIII NTB. "Kami sangat mengapresiasi segala pengorbanan dan keikhlasan seluruh kontingen Jatim yang telah berjuang, khususnya bagi peraih medali. Bantuan dari KORMI Kabupaten Kota yang juga memberikan dampak signifikan untuk mendukung hasil maksimal ini," pungkasnya.(Budi S)

Berita terkait

Perumda Tirtanadi Berhasil Raih Juara Pertama Ajang Lomba Konten Video Satya JKN Award 2026 Tingkat Nasional

Perumda Tirtanadi Berhasil Raih Juara Pertama Ajang Lomba Konten Video Satya JKN Award 2026 Tingkat Nasional

Medan - Spektroom : Konten video yang ditampilkan tim Sekretaris Perusahaan Perumda Tirtanadi berhasil memukau dewan juri sehingga sepakat dengan penilaian objektif mengumumkan Perumda Tirtanadi memperoleh juara pertama terbaik pada ajang lomba konten video Badan Usaha rangkaian kegiatan Satya JKN Awards 2026 Tingkat Nasional Kategori Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Penghargaan yang

Hartati Rangkuti
Registrasi Perlinsos Digital Banyumas Baru 32 Persen, Pemkab Targetkan 50 Persen Akhir Tahun

Registrasi Perlinsos Digital Banyumas Baru 32 Persen, Pemkab Targetkan 50 Persen Akhir Tahun

Banyumas-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Banyumas mempercepat registrasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital untuk memastikan bantuan pemerintah diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Hingga awal November 2026, jumlah keluarga yang telah terdaftar baru mencapai 32,21 persen dari total kepala keluarga di Banyumas. Percepatan tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam kegiatan

Bian Pamungkas