Jelang Idul Adha, Okupansi KA Daop 4 Semarang Tembus 94 Persen

Jelang Idul Adha, Okupansi KA Daop 4 Semarang Tembus 94 Persen
KAI Daop 4 Semarang, mencatat total penumpang pada H-1 Idul Adha mencapai 48.917 orang. Jumlah itu terdiri dari 24.329 pelanggan yang berangkat dan 24.588 pelanggan yang tiba di sejumlah stasiun wilayah Daop 4 Semarang. (Foto: Dok.Karindra).

Semarang-Spektroom: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang mencatat lonjakan jumlah penumpang pada momentum libur Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Tingkat keterisian kursi kereta api keberangkatan dari wilayah Daop 4 bahkan mencapai 94 persen pada H-1 Idul Adha, Selasa (26/5/2026).

Berdasarkan data KAI Daop 4 Semarang, total penumpang pada hari tersebut mencapai 48.917 orang. Jumlah itu terdiri dari 24.329 pelanggan yang berangkat dan 24.588 pelanggan yang tiba di sejumlah stasiun wilayah Daop 4 Semarang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan tingginya okupansi menunjukkan antusiasme masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api terus meningkat, terutama pada masa libur panjang dan hari besar keagamaan.

Menurutnya, pada periode libur Idul Adha kali ini, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan sebanyak 33 perjalanan kereta api, termasuk tambahan perjalanan untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan. Total kapasitas tempat duduk yang disediakan mencapai 16.984 kursi per hari.

“Okupansi kereta api keberangkatan dari wilayah Daop 4 Semarang mencapai 94 persen. Hal ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang semakin tinggi,” ujarnya.

Tak hanya pada H-1 Idul Adha, peningkatan penumpang juga terlihat selama periode 23 hingga 26 Mei 2026. Dalam kurun empat hari tersebut, volume penumpang di wilayah Daop 4 Semarang tercatat mencapai 172.810 orang.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan sekitar 10,7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 156.045 penumpang.

Sejumlah kereta api menjadi favorit masyarakat selama libur Idul Adha, antara lain KA Kaligung, KA Kamandaka, KA Ambarawa Ekspres, KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Kedung Sepur, KA Argo Merbabu, KA Menoreh, KA Blora Jaya, serta KA Argo Sindoro.
Sementara itu, kota tujuan yang paling banyak diminati pelanggan meliputi Surabaya, Jakarta, Solo, dan Purwokerto.

Kota-kota tersebut menjadi destinasi utama masyarakat untuk mudik, berlibur, maupun bersilaturahmi bersama keluarga.

Untuk volume penumpang tertinggi, Stasiun Semarang Tawang mencatat 15.089 penumpang, disusul Stasiun Semarang Poncol sebanyak 12.150 penumpang dan Stasiun Tegal dengan 6.370 penumpang.

KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya. Pelanggan juga diminta hadir lebih awal di stasiun, minimal 30 menit sebelum keberangkatan kereta.

Berita terkait

Tiga Oknum Polisi Diduga Terlibat Jaringan Sabu di Ketapang, Propam Turun Tangan

Tiga Oknum Polisi Diduga Terlibat Jaringan Sabu di Ketapang, Propam Turun Tangan

Ketapang-Spektroom : Kasus dugaan keterlibatan aparat kepolisian dalam peredaran narkotika kembali mencuat di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Tiga oknum anggota Polsek Manis Mata kini menjalani pemeriksaan intensif setelah diduga terkait jaringan peredaran sabu yang terungkap dari kasus pencurian jagung di Desa Ratu Elok. Pengungkapan kasus ini dilakukan jajaran Satuan Reserse Narkoba

Apolonius Welly, Rafles