BGN Usut Temuan Belatung di Paket MBG Kubu Raya
Pontianak - Spektroom : Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Barat tengah menjadi sorotan nasional. Ditengah capaian distribusi yang menjangkau sekitar 676 ribu siswa, sebuah insiden temuan belatung dalam paket makanan di SDN 01 Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya, memicu polemik, investigasi, hingga sanksi suspend terhadap dapur penyedia layanan.
Badan Gizi Nasional (BGN) Kalimantan Barat memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah dalam aspek kelengkapan administrasi maupun kelayakan operasional telah dikenai tindakan sesuai mekanisme yang berlaku. Langkah tegas itu juga diterapkan terhadap dapur MBG yang melayani sekolah di Teluk Pakedai.
Koordinator BGN Kalbar, Agus Kurniawi, mengatakan pihaknya telah melakukan investigasi lapangan terkait temuan belatung dalam menu ayam goreng yang diterima siswa. Hasil penelusuran sementara menunjukkan proses distribusi menuju sekolah dilakukan melalui jalur sungai dan sempat mengalami transit di sebuah dermaga sebelum diteruskan menggunakan transportasi air menuju lokasi sekolah.
Paket MBG sempat diletakkan di dermaga sambil menunggu angkutan lanjutan. Pihaknya menilai temuan belatung berukuran besar pada menu makanan menimbulkan sejumlah pertanyaan yang masih membutuhkan pembuktian lebih lanjut.
Meski belum ada kesimpulan final mengenai penyebab kejadian, BGN tetap menjatuhkan sanksi suspend terhadap dapur penyedia layanan sebagai bentuk tanggung jawab dan evaluasi menyeluruh terhadap rantai distribusi makanan.
Insiden ini menjadi ujian serius bagi program unggulan pemerintah yang tengah digencarkan secara nasional. Di satu sisi, ratusan ribu siswa di Kalbar telah merasakan manfaat MBG.
Di sisi lain, satu kasus yang belum terungkap tuntas berpotensi memengaruhi kepercayaan publik terhadap program yang digadang-gadang menjadi investasi besar bagi kualitas generasi masa depan Indonesia.