Jelang Lebaran Masinis hingga Polsuska di Daop 5 Dites Narkoba
Purwokerto - Spektroom – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto menggelar tes narkoba secara acak bagi petugas operasional dan pelayanan kereta api guna memastikan keselamatan perjalanan selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor KAI Daop 5 Purwokerto, Rabu (25/2/2026), bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Banyumas.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan tes narkoba ini bertujuan memastikan sumber daya manusia (SDM) KAI berada dalam kondisi prima, kompeten, dan bertanggung jawab, terutama saat terjadi lonjakan mobilitas penumpang pada masa Lebaran.
“Untuk menjaga standar keselamatan tertinggi, kami bekerja sama dengan BNN Kabupaten Banyumas melaksanakan tes narkoba secara acak kepada sejumlah pekerja KAI Daop 5 Purwokerto. Langkah ini merupakan upaya nyata untuk memastikan para petugas yang berdinas berada dalam kondisi sehat dan bebas dari pengaruh zat terlarang,” ujar As’ad.
Sebanyak 43 pekerja mengikuti pemeriksaan, yang terdiri dari masinis, asisten masinis, kondektur, teknisi kereta api, petugas penjaga perlintasan, Polsuska, serta personel operasional dan pelayanan lainnya.
Tes dilakukan melalui uji urine untuk mendeteksi enam jenis zat, yakni Amphetamine (AMP), Morphine/Opiate (MOP), Marijuana (THC), Cocaine (COC), Methamphetamine (MET), dan Benzodiazepine (BZD).
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh pekerja yang mengikuti tes dinyatakan negatif dari narkotika dan zat adiktif lainnya.
Sigit, warga Purwokerto wetan ketika dimintai tanggapannya tentang tes Narkoba bagi petugas operasional kereta api menyambut baik upaya PT KAI dalam menjamin keselamatan penumpang.
" Wah itu bagus, karena tidak menutup kemungkinan petugas bisa juga tergoda oleh narkoba" ungkap Sigit.
Selain tes urine, peserta juga mendapatkan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dari BNN Kabupaten Banyumas. Sosialisasi tersebut membahas bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA), termasuk jenis baru seperti liquid dan “whip pink” yang berisiko merusak saraf otak.
As’ad menambahkan, tes narkoba secara acak akan dilakukan secara berkelanjutan di berbagai titik guna menyukseskan Angkutan Lebaran yang aman dan selamat.
“KAI berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi pelanggan. Upaya preventif ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam memastikan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya menjelang Angkutan Lebaran,” pungkasnya.