Jelang Libur Tahun Baru Islam, Puluhan Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api di Daop 6 Yogyakarta

Jelang Libur Tahun Baru Islam, Puluhan Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api di Daop 6 Yogyakarta
Penumpang KA di stasiun Tugu Yogyakarta akan berangkat menuju tempat tujuannya.Senin(15/6/26) (Foto:Humas KA Daop 6 Yogyakarta)

Yogyakarta – Spektroom : Menjelang libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang jatuh pada Selasa (16/6/2026), volume penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan data per Senin (15/6/2026), tercatat sebanyak 33.854 penumpang melakukan perjalanan melalui berbagai stasiun kereta api jarak jauh di wilayah Daop 6 Yogyakarta. Jumlah tersebut terdiri atas 18.511 penumpang berangkat dan 15.343 penumpang tiba.

Angka tersebut masih berpotensi bertambah karena pemesanan tiket keberangkatan masih dilayani hingga malam hari.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan peningkatan paling tinggi terjadi pada jumlah penumpang yang berangkat.

“Jika dibandingkan dengan hari Senin biasa yang rata-rata memberangkatkan sekitar 12.000 pelanggan, maka hari ini terjadi peningkatan hingga 54 persen. Sementara untuk kedatangan, terjadi kenaikan sekitar 3 persen dibanding rata-rata hari biasa yang mencapai 15.000 penumpang,” ujarnya.

Feni menambahkan, volume keberangkatan diperkirakan akan semakin meningkat pada Selasa (16/6/2026), seiring masih berlangsungnya pemesanan tiket oleh masyarakat yang memanfaatkan libur panjang akhir pekan.

Adapun sejumlah stasiun utama di wilayah Daop 6 Yogyakarta mencatat pergerakan penumpang sebagai berikut:
Stasiun Yogyakarta: 9.695 penumpang berangkat dan 8.314 penumpang tiba.
Stasiun Lempuyangan: 4.565 penumpang berangkat dan 3.273 penumpang tiba.
Stasiun Solo Balapan: 2.435 penumpang berangkat dan 1.945 penumpang tiba.
Stasiun Purwosari: 489 penumpang berangkat dan 548 penumpang tiba.
Stasiun Klaten: 644 penumpang berangkat dan 525 penumpang tiba.
Stasiun Wates: 306 penumpang berangkat dan 377 penumpang tiba.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama masa libur nasional, KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan tiga kereta api tambahan. Kehadiran KA tambahan tersebut diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat.

Tiga KA tambahan yang beroperasi pada periode libur Tahun Baru Islam yakni KA Sancaka Fakultatif relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng pulang-pergi (PP), KA Batavia relasi Solo Balapan–Gambir PP, serta KA Tambahan Yogyakarta–Gambir PP.I.

Berita terkait

GreenMu Dorong Sampah Bernilai Ekonomi, Bupati Banyumas Dukung Gerakan Zero Waste to Money

GreenMu Dorong Sampah Bernilai Ekonomi, Bupati Banyumas Dukung Gerakan Zero Waste to Money

Banyumas-Spektroom :Pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas terus diarahkan tidak sekadar untuk mengurangi beban lingkungan, tetapi juga menjadi sumber nilai ekonomi bagi masyarakat. Arah tersebut mendapat dukungan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melalui gerakan Green Movement Muhammadiyah (GreenMu). Dukungan itu disampaikan Sadewo saat menghadiri pengukuhan Satgas GreenMu yang dihadiri Wakil Menteri

Bian Pamungkas
Pemkab Pasaman Barat-OJK Bangun Ekosistem Pembiayaan Komoditas Jagung

Pemkab Pasaman Barat-OJK Bangun Ekosistem Pembiayaan Komoditas Jagung

Pasaman Barat–Spektroom : Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat ekosistem pembiayaan komoditas jagung melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang melibatkan pemerintah daerah, perbankan, PNM, Jamkrida, BPJS Ketenagakerjaan, kelompok tani, dan Perum Bulog di Auditorium Kantor

Rafles
Hadiri Dies Natalis Unila, Gubernur Mirza Paparkan Lampung Sebagai Lumbung Pangan Strategis Nasional

Hadiri Dies Natalis Unila, Gubernur Mirza Paparkan Lampung Sebagai Lumbung Pangan Strategis Nasional

Bandarlampung - Spektroom: Sejak berdiri pada 23 September 1965, Universitas Lampung (Unila) telah menempuh perjalanan panjang, dari perguruan tinggi yang lahir dari cita-cita masyarakat Lampung, menjadi universitas yang terus memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian, tata kelola, serta kontribusinya di tingkat daerah nasional maupun di internasional. Angka 61, bukan sekedar angka

Anggoro AP
ссс