Jembatan Darurat Ambruk, Dishub Kuansing: Akibat Muatan Kenderaan Overload

Jembatan Darurat Ambruk, Dishub Kuansing: Akibat Muatan Kenderaan Overload
Kepala Dinas Perhubungan Kuasing Hendri Wahyudi didampingi Sekretaris Kominfos Hevi Antoni saat cek tonase muatan kenderaan. (Foto: Diskominfoss Kuansing)

Spektroom – Jembatan darurat di wilayah Sinambek, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), dilaporkan nyaris ambruk. Dinas Perhubungan (Dishub) Kuansing menyebut kondisi tersebut disebabkan oleh kendaraan bermuatan berlebih (overload) yang melintas di atas jembatan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kuansing, Hendri Wahyudi, SE, Selasa (3/2/2026), di Teluk Kuantan.

Menurut Hendri, sejak awal kapasitas jembatan darurat tersebut memang sudah tidak lagi mampu menahan beban angkutan berat, terutama kendaraan pengangkut sawit, pupuk, dan material lainnya.

“Karena itu, Bupati Kuantan Singingi, Dr H Suhardiman Amby, telah menginstruksikan Dishub untuk memasang portal pembatas guna membatasi muatan kendaraan yang melintas,” ujar Hendri.

Ia menegaskan, kekhawatiran Bupati tersebut kini terbukti. Dampak kendaraan overload tidak hanya menyebabkan kerusakan jalan yang cepat, tetapi juga mengancam keselamatan jembatan.

“Bukan hanya jalan yang cepat rusak, jembatan pun kini nyaris ambruk,” katanya.

Hendri juga mengungkapkan, kondisi defisit anggaran daerah saat ini membuat pemerintah harus memilah kegiatan pembangunan berdasarkan skala prioritas. Oleh sebab itu, langkah antisipasi melalui pemasangan portal dinilai menjadi solusi sementara yang paling memungkinkan.

“Atas instruksi Bupati, Dishub bersama pemerintah kecamatan melakukan upaya antisipasi dengan membuat dan memaksimalkan portal pembatas,” jelasnya.

Namun demikian, masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dan perusahaan angkutan menjadi persoalan tersendiri.

Akibatnya, jembatan darurat di Sinambek Sentajo Raya kini tidak lagi dapat dilalui karena kondisinya yang membahayakan.

“Masih ada yang ngeyel. Faktanya, jembatan darurat itu sekarang nyaris ambruk dan tidak bisa dilalui lagi,” ujar Hendri yang akrab disapa Gadun.

Sebagai langkah tegas, Dishub Kuansing memutuskan untuk menutup ruas jalan tersebut dan mengalihkan arus lalu lintas ke jalur alternatif. Portal yang telah terpasang juga akan dimaksimalkan agar tidak terjadi kerusakan jalan dan jembatan di titik lain.

Hendri menegaskan, tindakan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 307, yang menyebutkan bahwa setiap pengemudi kendaraan bermotor yang mengangkut muatan melebihi batas yang ditetapkan dapat dikenakan sanksi pidana kurungan atau denda.

Selain itu, pembatasan tonase juga mengacu pada Pasal 19 dan Pasal 23 UU No. 22 Tahun 2009, yang mengatur tentang kelas jalan dan kemampuan daya dukung jalan terhadap beban kendaraan.

“Kami mengimbau kesadaran masyarakat dan perusahaan angkutan agar mematuhi batas tonase sesuai kelas dan kemampuan beban jalan. Ini demi keselamatan bersama dan menjaga infrastruktur yang ada,” pungkas Hendri. (SN/ HH)

Berita terkait

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Ambon-Spektroom : Kodam XV/Pattimura kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui penanaman pohon sukun secara masif. Kegiatan Launching Penanaman Sejuta Pohon Sukun ini digelar di kawasan Bukit Paralayang, Ambon, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan penanaman ini dilaksanakan serentak di jajaran Kodam XV/Pattimura. Acara

Eva Moenandar, Julianto
Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
ссс