Jember Siap Distribusikan 22 Ribu Insentif untuk Guru Ngaji

Jember Siap Distribusikan 22 Ribu Insentif untuk Guru Ngaji
Bupati Jember Muhammad Fawait saat menjelaskan programnya kepada para guru ngaji (foto : Kominfo Jember)

Spektroom – Perhatian Bupati Jember Muhammad Fawait terhadap para guru ngaji terus meningkat. Sebagai salah satu elemen penting dalam membangun bangsa, para guru ngaji telah menjadi pilar pendidikan moral dan spiritual di tengah masyarakat. Perhatian itu ditunjukkan dengan meluncurkan program 22.000 insentif Guru Ngaji untuk Jember Maju, Hal ini menjadi bukti bahwa Pemkab Jember tidak hanya membangun infrastruktur fisik, namun juga memperkuat fondasi nilai keagamaan dan karakter masyarakat.

Bupati Jember, H. Muhammad Fawait, menegaskan bahwa guru ngaji adalah sosok yang wajib dihormati dan dimuliakan.“Guru ngaji adalah tokoh yang sangat berjasa dalam membangun karakter generasi kita. Jangan sampai mereka harus mengantri hanya untuk menerima haknya. Kita harus memuliakan mereka, sebagaimana mereka telah memuliakan ilmu dan akhlak,” tegasnya, Rabu (6/8/2025).

Dalam proses pelaksanaan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan bahwa data dari 248 desa dan kelurahan telah berhasil dikumpulkan.

“Hingga Selasa kemarin, kami menerima total 24.506 data guru ngaji, hasil musyawarah desa dan kelurahan. Setelah penyaringan administrasi dan pengecekan kelayakan, terdapat 462 data TMS (tidak memenuhi syarat) karena alasan seperti pindah, meninggal dunia, atau jumlah santri kurang dari 10 orang,” jelasnya.

Setelah proses verifikasi, jumlah final guru ngaji yang akan diverifikasi lanjutan adalah 24.044 orang. Mengingat kuota penerima insentif tahun ini adalah 22.000 orang, maka proses padan data NIK dengan Dispendukcapil menjadi sangat krusial dan ditargetkan selesai dalam 3 hingga 4 hari ke depan.

“Setelah padan data selesai, minggu kedua Agustus kami akan turunkan kembali data tersebut ke desa dalam proses uji publik selama tiga hari. Jika tidak ada sanggahan, maka akan dilanjutkan dengan verifikasi administrasi dan pembukaan rekening Bank Jatim,” ujar Nurul Hafid.

Program ini juga mencatat peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2024 jumlah penerima insentif guru ngaji sekitar 19 ribu orang, maka tahun ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah, yakni 22.000 guru ngaji.

Bupati Fawait menambahkan, “Ini adalah bentuk keseriusan kami menjadikan guru ngaji sebagai mitra strategis dalam membangun Jember dari sisi spiritual dan akhlak. Kita ingin guru ngaji sejahtera, agar mereka semakin semangat membina generasi muda kita.” (Hms Pemkab Jember)

Berita terkait

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tutup Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tutup Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026

Jakarta-Spektroom : Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menutup secara resmi Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Minggu (28/06/2026). Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi pelaksanaan Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 sebagai ruang

Rafles
Sabet 14 Medali Emas, Kota Padang Juara Umum Kejurnaswil Shorinji Kempo se-Sumatera 2026

Sabet 14 Medali Emas, Kota Padang Juara Umum Kejurnaswil Shorinji Kempo se-Sumatera 2026

‎Sawahlunto - Spektroom : Unggul pada 14 nomor pertandingan, kontingen Kota Padang mengukuhkan dirinya sebagai juara umum gelaran Kejuaraan Nasional Wilayah Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Kejurnaswil Perkemi) se-Sumatera tahun 2026 di Kota Sawahlunto. Bermodalkan jumlah kontingen terbanyak yakni 49 atlet, di antara 29 kabupaten dan kota peserta Kejurnaswil Perkemi se-Sumatera tahun

Diah Utami, Anggoro AP