Jihan Nurlela: Kampus Salah Satu Instrumen Yang Dapat Bangkitkan IPM di Lampung

Jihan Nurlela: Kampus Salah Satu Instrumen Yang Dapat Bangkitkan IPM di Lampung
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela (Foto Capture YouTube UM Metro TV)

Metro - Spektroom: Universitas Muhammadiyah (UM) Metro mewisuda 345 mahasiswa dalam Sidang Terbuka Senat Akademik dan Launching Program Studi Kedokteran Hewan Profesi Dokter Hewan yang digelar di Gedung Sesat Agung Metro, Sabtu (8/8/2026).

Wisuda tersebut mencakup lulusan program pascasarjana, sarjana, dan diploma. Kegiatan ini juga menjadi momentum peluncuran pendidikan kedokteran hewan di UM Metro.

Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., mengatakan wisuda bukan sekadar seremoni akademik, tetapi merupakan bentuk pertanggungjawaban perguruan tinggi kepada masyarakat atas proses pendidikan yang telah dijalankan.

“Wisuda bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bentuk pertanggungjawaban Universitas Muhammadiyah Metro kepada masyarakat atas proses pendidikan yang telah dijalankan,” ujar Dr. Nyoto dalam sambutannya.

Hari ini juga menjadi momentum untuk merefleksi perjalanan Universitas Muhammadiyah Metro dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, sekaligus meneguhkan komitmen untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan nilai-nilai dan norma berkemajuan.

Selain penguatan SDM, UM Metro terus melakukan transformasi layanan akademik melalui pemanfaatan teknologi digital. Pembelajaran dan layanan akademik dikembangkan dengan dukungan sistem digital, termasuk pemanfaatan SPADA serta pembangunan berbagai sistem informasi untuk mendukung mahasiswa dan dosen.

Sementara diforum yang sama Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyatakan wisuda ini adalah prossesi bukan sebagai akhir dari perjalanan pendidikan, mamun justru menjadi awal bagi para wisudawan, untuk melanjutkan pengabdian, atau bahkan mengawali pendidikan yang ditahap lebih lanjut.

audio-thumbnail
Jihan Ok
0:00
/116.912

Wagub Jihan juga menekankan pendidikan menjadi salah satu konsenstrasi pemerintah provinsi Lampung sedang berupaya membangkitkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

"IPM menjadi salah satu hal yang memang ingin kita bangkitkan, ingin kita naikkan angka-angkanya karena ini menjadi salah satu proses yang penting, bagi kampus menjadi salah satu instrumen penting untuk dapat mengungkit hal tersebut" ujarnnya.

Jihan melanjutkan, bagi Lampung, bagi perguruan tinggi bukan hanya tempat untuk memperoleh gelar semata, tetapi kampus juga menjadi salah satu instrumen strategis dalam pembangun daerah.

"Mengapa? Karena Lampung memiliki modal yang sangat besar, Lampung termasuk daerah terpadat kedua sesumatra setelah Sumatera Utara dan ini menjadi suatu tantangan, disaat yang sama ketika jumlah penduduk yang besar tersebut tidak menjadi demografi keuntungan bagi kita" ujar Wagub Jihan Nurlela

Namun demikian, untuk menjadi arah demografi yang menguntungkan tentu kita butuh hilirisasi sumber daya manusianya juga.

Karena, lanjut Wagub tidak hanya sumber daya alam yang bicara tentang hilirisasi, tetapi sumber daya manusia kita perlu juga hilirisasi bahwa manusia tidak cukup hanya tersedia dalam jumlah yang besar namun potensinya harus diolah, membentuk keterampilannya serta membangun karakter.

"Potensinya juga harus diolah, pengetahuannya harus diperkuat, ketampilannya harus dibentuk, karakternya harus dibangun dan juga kompetensinya harus dipertemukan dengan kebutuhan arah pembangunan" pungkas Wagub mengakhiri sambutannya.(@Ng).

Berita terkait

Dari Daun Kelor ke Etalase Digital, UMI Dorong PKK Gattareng Naik Kelas

Dari Daun Kelor ke Etalase Digital, UMI Dorong PKK Gattareng Naik Kelas

Bulukumba-Spektroom: Daun kelor selama ini lebih sering dipandang sebagai tanaman pekarangan. Di Desa Gattareng, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, tanaman tersebut mulai diarahkan menjadi komoditas bernilai ekonomi. Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui Tim DPPM menggelar pendampingan dan pelatihan pembuatan keripik kelor sehat sekaligus desain kemasan berbasis teknologi digital bagi kader PKK

Yahya Patta, Buang Supeno