Trending

Joko Mulyono, Sprinter Emas Kota Batu Dipanggil Pelatnas! Target ASEAN Paragames hingga Paralympic 2028

Joko Mulyono, Sprinter Emas Kota Batu Dipanggil Pelatnas! Target ASEAN Paragames hingga Paralympic 2028
Joko Mulyono atlet. MPCI Batu dipanggil Pelatnas

Spektroom – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet difabel Kota Batu. Joko Mulyono, sprinter tangguh MPCI Kota Batu, resmi dipanggil mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Karanganyar, Solo, sebagai persiapan menghadapi ASEAN Paragames.

Joko sebelumnya sukses mengharumkan nama daerah dengan raihan tiga medali emas pada nomor lari 100 m, 200 m, 400 m, serta medali perak dalam nomor estafet 4x100 m pada Peparnas Solo. Bersama Firza, atlet asal Surabaya, ia akan ditempa selama tiga bulan mulai Oktober 2025 hingga Januari 2026.

Ketua Bidang Hukum dan Hubungan Antar Lembaga MPCI Batu, Kayat Hariyanto, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya. “Bangga donk atlet kami asal Batu dipanggil Pelatnas untuk persiapan ajang ASEAN Paragames sekaligus mewakili Indonesia dalam ajang internasional. Peluang ini akan memberi motivasi atlet lainnya,” tegasnya, Rabu (24/9/2025).

Kayat menambahkan, Pelatnas ini menjadi pintu awal bagi Joko untuk menembus panggung dunia. Harapannya, Joko mampu tampil cemerlang di ASEAN Paragames dan membuka jalan menuju Paralympic Games ke-28 di Los Angeles, Amerika Serikat, tahun 2028.

Pemanggilan Joko menjadi bukti nyata bahwa Kota Batu terus melahirkan atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Berita terkait

2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas
Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan  Berkarakter Daerah

Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan Berkarakter Daerah

Bandarlampung - Spektroom: Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., mendukung penguatan peran arsitek dalam membangun Lampung yang maju dengan tetap mempertahankan identitas dan kearifan lokal. Arsitektur dinilai tidak hanya berperan dalam merancang bangunan, tetapi juga membentuk kawasan dan lingkungan yang mencerminkan karakter daerah. Hal

Anggoro AP