Kadisdik Kota Batu: MBG Harus Kenyangkan Anak, Sejahterakan Petani

Kadisdik Kota Batu: MBG Harus Kenyangkan Anak, Sejahterakan Petani
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Ir. Alfi Nurhidayat ST.MT.PhD (foto; istimewa) ​

Spektroom- Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh dimaknai sebatas pemenuhan kebutuhan makan bagi peserta didik. Lebih dari itu, MBG harus mampu menjamin anak-anak sekolah belajar dalam kondisi kenyang sekaligus menghadirkan kesejahteraan nyata bagi petani dan peternak lokal.

Pernyataan tersebut disampaikan Alfi Nurhidayat dalam keterangannya yang dikutip dari kanal YouTube ATV Batu. Ia menegaskan, kebijakan MBG yang digagas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Pemerintah pusat memberikan dukungan gizi agar anak-anak kita saat sekolah tidak lapar dan tidak kekurangan gizi. Ini bagian penting untuk menyiapkan generasi emas ke depan,” ujar Alfi.

Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik akan berdampak langsung pada konsentrasi, kesehatan, dan capaian belajar siswa. Karena itu, MBG harus dijalankan dengan serius dan bertanggung jawab, baik dari sisi kualitas makanan maupun pengawasannya.

“MBG ini tidak boleh asal-asalan. Kami akan memastikan makanan yang diberikan benar-benar bergizi, aman, dan layak konsumsi. Saya sendiri akan turun ke dapur-dapur MBG untuk memastikan hal itu,"tegasnya.

Lebih lanjut, Alfi menekankan bahwa Kota Batu sebagai kota agro dan pertanian memiliki modal besar untuk menjadikan MBG sebagai penggerak ekonomi lokal. Ia berharap bahan pangan yang digunakan dapur-dapur MBG bersumber dari hasil pertanian dan peternakan Kota Batu.

“Telur, susu, daging, sayur-mayur, sampai kentang itu semua ada di Kota Batu. Harus ada penyerapan produk petani dan peternak kita sendiri. Jangan sampai program besar ini justru tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat lokal,” katanya.

Dengan melibatkan petani dan peternak sebagai pemasok utama, Alfi optimistis MBG akan menciptakan perputaran ekonomi daerah yang sehat. Selain memberikan pasar yang jelas, skema ini juga diharapkan mampu menekan harga bahan baku agar program berjalan berkelanjutan.

“Kalau bahannya dari sini, harganya bukan harga tengkulak. Petani sejahtera, MBG juga bisa terus berjalan. Intinya, MBG ini harus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi anak-anak dan masyarakat Kota Batu,” pungkasnya.

Berita terkait

Sinergi KDKMP-KNMP Dorong Kesejahteraan Nelayan Melalui Ekosistem Usaha Terintegrasi

Sinergi KDKMP-KNMP Dorong Kesejahteraan Nelayan Melalui Ekosistem Usaha Terintegrasi

Jakarta - Spektroom :  Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah memastikan, Kementerian Koperasi (Kemenkop) berkomitmen memperkuat peran koperasi dalam mendukung percepatan pembangunan dan operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui sinergi kelembagaan dan kemitraan usaha yang terintegrasi. “Langkah ini dijalankan untuk memastikan hasil laut dinikmati secara

Nurana Diah Dhayanti
Menkop Konsolidasikan Koperasi Banjarnegara, Operasional KDKMP Dipercepat

Menkop Konsolidasikan Koperasi Banjarnegara, Operasional KDKMP Dipercepat

Jakarta — Spektroom : Menkop meminta seluruh pengurus KDKMP Panerusan Wetan dan koperasi di Banjarnegara untuk segera bersiap menyambut tiga langkah konkret Kemenkop. Langkah pertama mencakup sosialisasi teknis mengenai mekanisme operasionalisasi unit usaha KDKMP di lapangan. Hal tersebut diungkapkan Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Jakarta, Selasa ( 15/9/2026) membahas  hasil kunjungan

Nurana Diah Dhayanti
Siswa SMPN 2 Jember Wajib Setor Sampah Sebelum Pulang, Menanamkan Kebersihan Lingkungan Sejak Dini

Siswa SMPN 2 Jember Wajib Setor Sampah Sebelum Pulang, Menanamkan Kebersihan Lingkungan Sejak Dini

Jember-Spektroom : Kepala SMPN 2 Jember, Heru Wahyudi, S.Pd., M.Pd., mengatakan kepedulian terhadap lingkungan perlu dibangun melalui pembiasaan. Menurutnya, pendidikan lingkungan akan lebih bermakna apabila nilai-nilai yang diperoleh siswa di sekolah dapat diterapkan dalam kehidupan di luar sekolah. “Kami ingin kepedulian terhadap lingkungan menjadi kebiasaan, bukan sekadar kegiatan sesaat.

Budi Sucahyono, Julianto
Bakesbangpol Bekali 210 Mahasiswa Baru UM Jember Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045

Bakesbangpol Bekali 210 Mahasiswa Baru UM Jember Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045

Jember-Spektroom : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember mendorong mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (UM) Jember menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan, mampu menyikapi perbedaan, serta bertanggung jawab dalam menggunakan ruang digital. Pesan tersebut disampaikan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember yang dalam kesempatan ini

Budi Sucahyono, Julianto
ссс