KAI Daop 5 Perkuat Edukasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang Banyumas-Cilacap
Banyumas-Spektroom : PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Semarang dan Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas serta Cilacap menggelar sosialisasi keselamatan di sejumlah perlintasan sebidang, Senin-Selasa (7-8/9/2026).
Kegiatan tersebut menyasar pengguna jalan yang melintas di sejumlah perlintasan, di antaranya JPL 450 KM 369+801 dan JPL 393 KM 367+497. Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus mendorong kedisiplinan dalam berlalu lintas di sekitar jalur kereta api.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto M. As'ad Habibuddin mengatakan keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya menjadi tanggung jawab operator kereta api, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh pengguna jalan.
Menurutnya, perjalanan kereta api harus menjadi prioritas ketika pengguna jalan hendak melintasi perlintasan sebidang.
"Keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu dan aturan yang berlaku, berhenti sebelum perlintasan, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum melanjutkan perjalanan," ujar As'ad.
Dalam sosialisasi tersebut, petugas membentangkan spanduk imbauan keselamatan dan membagikan stiker edukasi kepada pengguna jalan. Petugas juga memberikan penjelasan secara langsung mengenai tata cara aman melintasi perlintasan sebidang.
KAI mengingatkan, kewajiban pengguna jalan untuk mendahulukan perjalanan kereta api telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
As'ad menambahkan, kecelakaan di perlintasan sebidang tidak hanya berisiko menimbulkan korban dan kerugian bagi pengguna jalan. Insiden tersebut juga dapat mengganggu perjalanan kereta api, merusak prasarana perkeretaapian, hingga membahayakan petugas di lapangan.
"Kami berharap sosialisasi ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan di perlintasan sebidang dimulai dari kedisiplinan setiap pengguna jalan," katanya.