Trending

KAI Daop 5 Tambah 79 Petugas Perlintasan, Perkuat Pengawasan di 22 Titik

KAI Daop 5 Tambah 79 Petugas Perlintasan, Perkuat Pengawasan di 22 Titik
79 Petugas Jalan Lintasan (PJL) ditempatkan di 22 titik pelintasan Sebidang untuk memperkuat pengamanan. (Foto : Humas KAI Daop 5)

Purwokerto-Spektroom : PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto menambah 79 Petugas Jalan Lintasan (PJL) untuk memperkuat pengamanan di 22 titik perlintasan sebidang. Penambahan personel ini diharapkan meningkatkan pengawasan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan yang melibatkan kereta api dan pengguna jalan.

Dengan penambahan tersebut, jumlah petugas PJL di wilayah Daop 5 Purwokerto meningkat dari 212 orang menjadi 291 orang. Sebanyak 79 tenaga tambahan itu ditempatkan pada perlintasan yang dinilai membutuhkan penguatan pengamanan.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan, penambahan personel tersebut terdiri atas 27 petugas untuk sembilan titik Jalur Perlintasan Langsung (JPL) ekstra dan 52 petugas untuk 13 titik JPL prioritas.

“Penambahan tenaga PJL ini merupakan salah satu langkah KAI untuk memperkuat pengawasan di perlintasan sebidang, khususnya pada titik-titik yang membutuhkan perhatian lebih,” ujar As’ad dalam keterangan tertulis, Kamis (29/10/2026).

Menurut As'ad, keberadaan petugas di perlintasan berperan penting dalam membantu menjaga keamanan perjalanan kereta api sekaligus melindungi masyarakat yang melintas. Penempatan tenaga tambahan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pengamanan di wilayah operasional Daop 5 Purwokerto.

Penguatan personel tersebut menjadi bagian dari upaya KAI membangun budaya keselamatan di lingkungan perkeretaapian. Namun, keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas, tetapi juga pada kedisiplinan pengguna jalan dalam mematuhi aturan.

Pengguna jalan diimbau untuk memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, berhenti ketika sinyal peringatan berbunyi atau palang pintu mulai menutup, serta tidak menerobos perlintasan demi menghindari risiko kecelakaan.

As’ad berharap penambahan petugas dapat mendukung keselamatan perjalanan kereta api dan memberikan perlindungan lebih baik bagi masyarakat.

“Kami berharap penambahan tenaga PJL ini dapat mendukung keselamatan perjalanan kereta api sekaligus meningkatkan keamanan masyarakat saat melintasi jalur kereta api,” katanya.

KAI juga mengingatkan masyarakat agar selalu mendahulukan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang. Kepatuhan terhadap rambu dan isyarat keselamatan menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah kecelakaan di jalur kereta api.

Berita terkait