KAI Daop 6 tambah 7 KA Tambahan Dukung Libur Panjang
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta menyiapkan tujuh perjalanan kereta api tambahan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur panjang Hari Raya Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila pada 27 Mei hingga 1 Juni 2026.
Penambahan perjalanan ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang pada momen long weekend tersebut.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan KAI telah menyiapkan berbagai pilihan perjalanan mulai kelas ekonomi hingga eksekutif guna memberikan alternatif transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat.
“Pada periode libur panjang akhir pekan kali ini, KAI Daop 6 sudah menyiapkan tujuh KA tambahan yang dapat menjadi alternatif masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mobilisasi. Kami juga mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan sejak jauh-jauh hari,” ujar Feni.
Menurutnya, keberadaan KA tambahan diharapkan mampu mengakomodasi tingginya permintaan tiket selama masa liburan. Selain itu, KAI kembali menghadirkan layanan kereta ekonomi kerakyatan melalui KA tambahan relasi Lempuyangan–Pasarsenen PP sebagai pilihan perjalanan dengan tarif terjangkau.
Adapun tujuh KA tambahan dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 6 Yogyakarta meliputi KA Sancaka Fakultatif relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng, KA Batavia relasi Solo Balapan–Gambir, dua KA tambahan relasi Yogyakarta–Gambir, dua KA tambahan relasi Solo Balapan–Bandung, serta KA tambahan relasi Lempuyangan–Pasarsenen.
KAI Daop 6 memastikan seluruh perjalanan kereta tambahan tetap mengutamakan aspek keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu. Pelayanan kepada pelanggan juga diperkuat baik di stasiun maupun selama perjalanan kereta api berlangsung.
Feni juga mengimbau calon penumpang agar memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun sehingga tidak datang terlalu mepet dengan jadwal keberangkatan kereta.
“Kami mengimbau pelanggan mengatur waktu keberangkatan dari rumah atau penginapan menuju stasiun agar tidak terburu-buru dan terhindar dari risiko tertinggal kereta,” katanya.