Kajari Kabupaten Madiun Siap Berikan Pendampingan Proyek APJ

Kajari Kabupaten Madiun Siap Berikan Pendampingan Proyek APJ
Kajari Kabupaten Madiun Achmad Hariyanto Mayangkoro, Bupati Madiun Hari Wuryanto, Deputi Direktur Keuangan PT. PII M. Rido pada Pemantauan Bersama Proyek APJ di Kabupaten Madiun (Foto: Kominfo)

Madiun-Spektroom : Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Madiun, Achmad Hariyanto Mayangkoro, SH. mengaku siap memberikan pendampingan mulai perencanaan hingga pelaksanaan terhadap penambahan 4000 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) di Kabupaten Madiun. Kesiapan itu disampaikan Kajari pada acara Pemantauan Bersama Proyek Alat Penerangan Jalan di kabupaten Madiun bersama PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) di Ruang IT Puspemkab. Madiun (1/7/2026).

Menurut Kajari, kesiapan memberikan pendampingan itu karena, proyek ini untuk masyarakat, dan cukup besar mengurangi daya energi, sedangkan disisi lain meningkatkan pertumbuan ekonomi di Kabupaten Madiun. Keberhasilan melaksanakan proyek APJ dengan skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha) di Kabupaten Madiun mendapat apresiasi dari Deputi Direktur Keuangan PT PII, M. Rido, sehingga pihaknya selalu mempromosikan keberhasilan KPBU APJ ini kepada daerah lain, dan mereka sangat tertarik. “Bahkan KBPU APJ Kabupaten Madiun dapat pengakuan internasional, Korea Selatan,” tandasnya. Sementara itu, Bupati Madiun mengatakan setelah KPBU APJ 3 tahun berjalan, semua baik-baik saja, bahkan menjadi primadona sehingga banyak daerah yang studi banding di Kabupaten Madiun. Maka dari itu, setelah evaluasi ternyata ditemukan hal-hal yang masih kurang segera dilakukan perbaikan, karena monitoring ini untuk mencari solusi terbaik. Bupati Madiun berharap kepada semua pihak, terutama Dishub bisa bekerjasama dengan sebaik-baiknya. Karena, KPBU APJ ini menghasilkan penghematan biaya energi cukup besar, yakni Rp. 662,8 juta atau 23,56%, sehingga realisasi biaya energi hanya mencapai 76,44% dari batas maksimum yang telah ditetapkan, dan hasil dari penghematan itu bisa digunakan untuk kegiatan lain.

“Saya berharap akan ada penambahan 4000 titik APJ, sehingga Kabupaten Madiun benar-benar “terang benderang’,” harapnya.

Berita terkait

PMI Jember Bekali Relawan dengan Manajemen Tanggap Darurat Bencana

PMI Jember Bekali Relawan dengan Manajemen Tanggap Darurat Bencana

Jember-Spektroom : Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember terus memperkuat kapasitas relawan untuk menghadapi potensi bencana, terutama memasuki musim hujan. Upaya tersebut dilakukan dengan mengirimkan Nur Alfiah, relawan Korps Sukarela (KSR) PMI Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, mengikuti Pelatihan Manajemen Tanggap Darurat Bencana (MTDB) yang diselenggarakan PMI Jawa Timur. “Peningkatan kapasitas relawan

Budi Sucahyono, Julianto
ссс