Kakan Kemenag Tikep Temui Walikota dan Wakil Walikota Tingkatkan Kerjasama

Kakan Kemenag Tikep Temui Walikota dan Wakil Walikota Tingkatkan Kerjasama
Wali Kota Tidore Muhammad Sinen bersama Wakil Wali Kota Ahmad Laiman saat menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Kemenag Tikep H. Lukmanuddin Abdurahman bersama jajaran (Foto:Humas Tikep)

Spektroom — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan, setelah dilantik dan melaksanakan tugas, pada Rabu (21/1/2926) melakukan kunjungan silaturahmi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota di ruang kerja Wali Kota.
Dalam kunjungan silaturahmi tersebut Kepala Kantor Kemenag Kota Tidore Kepulauan H. Lukmanuddin Abdurrahman bersama jajarannya diterima langsung Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad bersama Wakil Wali Kota Ahmad Laiman.
Wali Kota Muhammad Sinen pada kesempatan itu mengatakan, kerja sama antara Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) dan Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan sangat penting terutama dalam berkolaborasi berbagai program.
"Dalam melaksanakan berbagai program kami siap kolaborasi dan saling mendukung untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama di Kota Tidore Kepulauan,”ujar Wali Kota.
Wali Kota menyambut baik kunjungan tersebut dan berjanji terus mendukung program-program Kantor Kementerian Agama di Kota Tidore Kepulauan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan H. Lukmanuddin Abdurahman mengatakan, kunjungan silaturahmi yang dilakukan ini untuk meminta dukungan dan kerjasama dari Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan.
Diharapkan dengan kunjungan silaturahmi ini kerjasama dengan pemerintah daerah terus terbina dalam meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan di Kota Tidore Kepulauan.

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti