Kakankemenag Tidore Ajak Jaga Kerukunan di Ruang Nyata dan Digital pada Dzikir dan Doa Kebangsaan

Kakankemenag Tidore Ajak Jaga Kerukunan di Ruang Nyata dan Digital pada Dzikir dan Doa Kebangsaan
Dzikir dan doa kebangsaan sambut HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Pondok Pesantren Harisul Khairaat Ome Tidore (Foto:Kemenag Tikep)

Tidore-Spektroom : Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026, Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan melaksanakan kegiatan Dzikir dan Doa Kebangsaan dipusatkan di Pondok Pesantren Harisul Khairaat Ome, Sabtu malam (1/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan, kedamaian, dan keberkahan bagi bangsa dan negeri.

Kegiatan tersebut dihadiri Kasi Bimas Islam, Kasi Pendis, Pimpinan Pondok Pesantren Harisul Khairaat Ome, para Kepala Madrasah, Kepala KUA se-Kota Tidore Kepulauan, Penyuluh Agama, Penghulu, pengurus DWP Kemenag Tikep serta ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan. Turut hadir pula para santri dan majelis taklim di sekitar pesantren yang bersama-sama melantunkan dzikir dan doa.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan H. Lukmanuddin Abd. Rahman, S.Fil.I., MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa tugas Kementerian Agama saat ini telah mengalami perluasan. Tidak hanya menjaga kekhidmatan di rumah-rumah ibadah, tetapi juga menjaga suasana damai di ruang digital yang kini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

H. Lukmanuddin menekankan bahwa masjid, gereja, pura, vihara, dan klenteng bukan hanya tempat untuk bersujud kepada Tuhan. Tempat-tempat ibadah itu harus menjadi ruang yang menumbuhkan sikap saling menghargai, ruang untuk berdialog, dan ruang untuk mendinginkan suasana di tengah perbedaan.

Ia juga menjelaskan Bahwa di sisi lain, handpone yang ada digenggaman setiap orang juga merupakan mimbar baru. Karena itu perlu kebijaksanaan dalam menggunakannya agar tidak menjadi alat untuk memecah belah. Untuk itu Kakan Kemenag menitipkan dua pesan penting agar JAGA LISAN DAN JAGA JEMPOL. Pesan ini mengingatkan agar setiap orang tidak mudah menyebar kebencian dan selalu saring sebelum sharing. Satu kali menekan tombol kirim yang keliru bisa melukai hati banyak orang. Satu status yang provokatif bahkan dapat merusak kerukunan satu kampung.

PPada kesempatan itu H. Lukmanuddin juga mengutip pesan Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA bahwa di era digital ini kerukunan diuji bukan lagi di jalanan, melainkan di kolom komentar. Karena itu media sosial harus dijadikan sebagai ladang pahala dengan cara menebar doa, menebar ilmu, dan menebar kabar-kabar baik tentang Tidore.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa tujuan utama pelaksanaan dzikir dan doa kebangsaan ini adalah untuk memohon kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan keselamatan, kedamaian, dan persatuan. Momentum menjelang HUT RI juga menjadi pengingat bagi seluruh ASN dan masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berlangsung khidmat dan ditutup dengan pembacaan doa bersama untuk keselamatan bangsa, para pemimpin, serta seluruh rakyat Indonesia, oleh KH. Umar, S.Pd.I. Di kesempatan yang sama Pimpinan Pondok Pesantren Harisul Khairaat Ome KH. Bayanuddin Sudin, S.Pd.I menyampaikan terima kasih atas kehadiran jajaran Kemenag dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai upaya memperkuat moderasi beragama di kalangan santri.

Berita terkait

Pemkab Dharmasraya Mulai Pengaspalan Jalan Pulau Punjung-Lubuk Bulang, Perkuat Akses Jalan Alternatif Menuju Timpeh

Pemkab Dharmasraya Mulai Pengaspalan Jalan Pulau Punjung-Lubuk Bulang, Perkuat Akses Jalan Alternatif Menuju Timpeh

Dharmasraya–Spektroom: Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni terus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan sebagai upaya memperlancar mobilitas masyarakat dan memperkuat konektivitas antarwilayah. Salah satu ruas yang mulai ditangani adalah Jalan Pulau Punjung - Lubuk Bulang yang selama bertahun-tahun belum tersentuh perbaikan.

Riswan Idris, Rafles
Sekolah Lansia Pelangi Senja Wisuda 35 Lansia, Jadi Bukti Semangat Belajar Tak Mengenal Usia

Sekolah Lansia Pelangi Senja Wisuda 35 Lansia, Jadi Bukti Semangat Belajar Tak Mengenal Usia

Tidore-Spektroom : Sebanyak 35 siswa lanjut usia mengikuti prosesi wisuda Sekolah Lansia Pelangi Senja Kelurahan Gubukusuma Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan, Selasa (23/09/2026). Wisuda ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan semangat para lansia dalam menyelesaikan proses pembelajaran. Kegiatan wisuda berlangsung khidmat dan penuh keharuan. Para wisudawan yang

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru