Kalbar Bawa Mimpi Besar ke Piala Soekarno 2026
Pontianak - Spektroom : Kalimantan Barat turut meramaikan persaingan di ajang nasional Piala Soekarno 2026 di Jawa Timur pada 10–24 Agustus mendatang.
Tim sepak bola DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat dipastikan ambil bagian dalam turnamen yang mempertemukan perwakilan DPD PDIP dari seluruh provinsi di Indonesia.
Pertandingan digelar di tiga daerah, yakni Surabaya, Gresik, dan Bangkalan. Namun bagi kontingen Kalimantan Barat, keikut sertaan ini bukan sekadar berburu hasil di lapangan hijau.
Ada misi yang lebih besar: membawa nama daerah sekaligus menunjukkan bahwa talenta sepak bola dari Bumi Khatulistiwa layak diperhitungkan di tingkat nasional.
Turnamen ini menjadi panggung penting bagi para pemain Kalbar untuk mengukur kemampuan di tengah persaingan yang dihuni wakil-wakil terbaik dari berbagai daerah.
Keeikut sertaan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi sepak bola Kalimantan Barat yang selama ini belum banyak mendapat sorotan di kancah nasional.
Penanggung jawab tim, Lasarus,di Pontianak Senin (03/08/2026) meminta dukungan penuh masyarakat Kalimantan Barat agar perjuangan para pemain mendapat energi tambahan selama bertanding.
“Mohon dukungan dan doa dari masyarakat Kalimantan Barat,” ujar Lasarus.
Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat itu menegaskan, Piala Soekarno bukan hanya soal mengejar gelar juara. Menurutnya, turnamen ini merupakan kesempatan untuk membuktikan bahwa Kalimantan Barat memiliki sumber daya pemain yang mampu bersaing dengan daerah lain yang lebih dahulu berkembang dalam dunia sepak bola.
Di balik persiapan menuju Jawa Timur, Lasarus juga menyoroti tantangan besar yang masih dihadapi sepak bola Kalbar.
Hingga kini, belum ada klub asal Kalimantan Barat yang mampu menembus dan bertahan di kompetisi profesional nasional secara berkelanjutan.
Karena itu, ia menilai pengembangan sepak bola daerah tidak cukup hanya melalui pembinaan pemain.
Infrastruktur olahraga, khususnya stadion yang representatif, menjadi kebutuhan mendesak jika Kalbar ingin melahirkan ekosistem sepak bola yang kuat.
Lasarus mendorong terwujudnya stadion berstandar internasional di Kalimantan Barat. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mulai mempersiapkan lahan sebagai langkah awal pembangunan fasilitas olahraga yang dapat menjadi kebanggaan daerah.
“Harapan saya, ke depan Kalimantan Barat bisa memiliki stadion berstandar internasional,” katanya.
Jika terealisasi, stadion tersebut diyakini tidak hanya menjadi venue pertandingan, tetapi juga pusat pembinaan atlet muda dan fondasi lahirnya klub profesional yang mampu bersaing di level nasional.
Kini, fokus utama tertuju pada Piala Soekarno 2026. Dari lapangan-lapangan di Surabaya, Gresik, dan Bangkalan, Kalimantan Barat membawa lebih dari sekadar tim sepak bola.
Mereka membawa harapan tentang masa depan, mimpi tentang stadion internasional, dan ambisi menjadikan sepak bola Kalbar sebagai kekuatan baru yang diperhitungkan di Indonesia.