Kalbar Siapkan Berbagai Isu Jelang Sidang Sosek Malindo

Kalbar Siapkan Berbagai Isu Jelang Sidang Sosek Malindo
Badan Pengelola Perbatasan Daerah ( BPPD) menggelar Pra Pertemuan Sosek Malindo yg akan berlangsung di Miri Malaysia .Foto : Dok BPPD Kalbar.

Spektroom - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) melalui Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) terus mematangkan berbagai isu strategis menjelang pelaksanaan Sidang Sosial Ekonomi Malaysia–Indonesia (Sosek Malindo) ke-38 yang akan digelar di Miri, Sarawak.

Kepala BPPD Kalbar, Sefpri Kurniadi, mengatakan pihaknya menggelar rapat Kertas Kerja, yang membahas berbagai isu di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan.

Rapat tersebut menjadi langkah persiapan penting sebelum pertemuan resmi dengan delegasi dari Kerajaan Sarawak.

"Kami membahas isu-isu yang akan dibawa ke persidangan Sosek Malindo nanti, dengan harapan dapat dibahas bersama kelompok Sarawak dan menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kerja sama antara Provinsi Kalimantan Barat dan Kerajaan Sarawak," ujar Sefpri saat diwawancarai, Rabu (22/10/2025).

Beberapa isu utama yang menjadi fokus pembahasan antara lain penanganan pekerja migran, pertukaran budaya, pariwisata, serta pengawasan obat dan makanan.

Sefpri menegaskan, seluruh isu tersebut penting untuk mendorong komitmen bersama kedua wilayah dalam meningkatkan kolaborasi lintas batas.

Dia menambahkan, saat ini Kalbar dan Sarawak juga telah menjalin kerja sama konkret di sektor transportasi.

Salah satunya adalah penerbangan rute Pontianak–Kuching yang telah dibuka kembali oleh Kementerian Perhubungan Kedua Negara.

BPPD Kalbar juga tengah mendorong peningkatan layanan angkutan lintas negara melalui Damri agar dapat beroperasi optimal di seluruh Pos Lintas Batas Negara (PLBN) seperti Entikong dan Badau.

Sementara untuk wilayah Kapuas Hulu, pemerintah masih melakukan kajian teknis terkait kesesuaian jalan bagi kendaraan antarnegara.

Dari sisi ekonomi, Sefpri menyebut pihaknya juga berupaya memperkuat ekspor produk Kalbar ke Sarawak serta mempercepat pembukaan Pos Lintas Batas Temajuk di Kabupaten Sambas.

"Kami berharap PLBN Temajuk segera dibuka agar wisatawan dari Sarawak dapat berkunjung, karena potensi wisata di Temajuk sangat besar," tuturnya.

Sementara Kakorwilnus IX LPP RRI Peri Widodo ditemui usai Pertemuan menegaskan ini tugas awal saya. Ujarnya

Saya baru duduk menerima estapet Kakorwilnus satu hari kerja, jadi dengan pengalaman tugas sebelumnya waktu itu sebagai pejabat Kepala Pemberitaan di sini, Sosek bukan pekerjaan baru. Tegasnya.

LPP RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik siap mengembangkan kerjasama Penyiaran dengan Radio Televisi Malaysia ( RTM ) dengan berbagai kepentingan khususnya dibidang Penyiaran seperti yg sudah dilaksanakan sebelumnya.

Dengan berbagai upaya ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap Sidang Sosek Malindo ke-38 dapat menghasilkan kesepakatan strategis yang mempererat hubungan sosial, ekonomi, dan budaya antara Indonesia dan Malaysia, khususnya di wilayah perbatasan Kalbar–Sarawak.

Berita terkait

Gubernur Mahyeldi Buka Kejurnaswil Shorinji Kempo se Sumatera 2026, Ajang Pembinaan Atlet Menuju Prestasi Nasional dan Internasional

Gubernur Mahyeldi Buka Kejurnaswil Shorinji Kempo se Sumatera 2026, Ajang Pembinaan Atlet Menuju Prestasi Nasional dan Internasional

Sawahlunto-Spektroom : Kejuaraan Nasional Wilayah (Kejurnaswil) Shorinji Kempo Sumatera Tahun 2026 di Kota Sawahlunto tidak hanya menjadi arena perebutan prestasi, tetapi juga diproyeksikan sebagai wadah pembinaan dan penjaringan atlet potensial menuju level nasional hingga internasional. Hal itu mengemuka dalam pembukaan Kejurnaswil yang dilakukan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah di Lapangan Futsal

Rafles
Jakarta Barat Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak hingga Tingkat Kelurahan

Jakarta Barat Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak hingga Tingkat Kelurahan

Jakarta-Spektroom : Pemerintah Kota Jakarta Barat menegaskan komitmennya memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak hingga tingkat kelurahan melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga hukum, dan masyarakat. Komitmen tersebut mengemuka dalam penutupan kegiatan Sosialisasi Hukum Perlindungan Perempuan dan Anak di Kecamatan Kembangan, Rabu (24/6/2026). Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengapresiasi

Irvan Idris Saleh, Rafles