Pembukaan Formasi CASN 2026, Menunggu Pengumuman dari BKN

Pembukaan Formasi CASN 2026, Menunggu Pengumuman dari BKN
Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng, Dhoni Widianto, masih menunggu pengumuman dari BKN terkait pembukaan formasi CASN 2026.(Foto: Diskomdigi/Sigit)

Semarang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih menunggu pengumuman dari BKN terkait pembukaan formasi CASN 2026.

Oleh karena itu, masyarakat diminta memantau informasi dari laman resmi, dan tidak tergiur tawaran oknum yang mengaku bisa meloloskan menjadi pegawai pemerintah dengan imbalan uang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng, Dhoni Widianto menjelaskan, pada awal 2026 Pemprov Jateng memang diminta oleh Kementerian PAN-RB untuk mengusulkan kebutuhan pegawai.

Namun demikian, keputusan pelaksanaan seleksi sepenuhnya berada di tangan Kementerian PAN-RB dan BKN.

“Kita sudah mendapat surat dari BKN, untuk mengusulkan kebutuhan CASN 2026. Namun proses selanjutnya masih menunggu informasi dari BKN, apakah pengadaan dilakukan tahun ini atau tahun depan,” ujarnya, yang juga menjabat Asisten Administrasi Sekda Jateng, Rabu (24/6/2026).

Dia mengatakan, hingga saat ini jumlah ASN dilingkungan Pemprov Jateng mencapai sekitar 61.620 orang.

Dari jumlah tersebut, sekitar 46 persen berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sementara, sekitar 56 persen lainnya berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan PPPK Paruh Waktu.

Dhoni mengatakan, dari kebutuhan yang telah diusulkan, nantinya BKN akan memberikan kuota kepada masing-masing pemerintah daerah.

Karena itu, dia belum bisa merinci jumlah kuota penerimaan yang akan diberikan kepada Pemprov Jateng.

Dia meminta masyarakat untuk melakukan pengecekan melalui laman resmi pemerintah, apabila terdapat informasi terkait rekrutmen CASN.

Beberapa laman yang dapat diakses diantaranya www.bkn.go.id dan www.bkd.jatengprov.go.id.

“Oleh karena itu, kami meminta masyarakat jeli. Jika ada informasi penerimaan pegawai pemerintah, silakan diteliti terlebih dahulu. Karena Pemprov Jateng tidak akan mengeluarkan informasi apa pun, sebelum ada edaran resmi dari pemerintah pusat,” pungkas Dhoni. 

Berita terkait

Pemkot Ambon memperkuat sinergi bersama FPK dan Paguyuban Etnis Perkuat Persaudaraan

Pemkot Ambon memperkuat sinergi bersama FPK dan Paguyuban Etnis Perkuat Persaudaraan

Ambon-Spektroom: Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ambon memperkuat sinergi bersama Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kota Ambon dan perwakilan pengurus paguyuban etnis dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat. Pertemuan bersama pengurus FPK dan perwakilan pengurus paguyuban yang tergabung dalam

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
POLRI PERKUAT KESIAPSIAGAAN HADAPI BENCANA (AMAN NUSA II 2026), MELALUI LATIHAN OLAH STRATEGI.

POLRI PERKUAT KESIAPSIAGAAN HADAPI BENCANA (AMAN NUSA II 2026), MELALUI LATIHAN OLAH STRATEGI.

Ambon-Spektroom: Polri memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam melalui Latihan Olah Strategi (Aman Nusa II Tahun 2026) yang digelar Stamaops Mabes Polri bersama seluruh jajaran Polda, Kamis (17/9/2026). Latihan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri memastikan kesiapan personel, sistem komando, komunikasi dan koordinasi dalam menghadapi situasi bencana yang

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Kepastian Hukum Jadi Fondasi Kepercayaan Investor di NTB

Kepastian Hukum Jadi Fondasi Kepercayaan Investor di NTB

Mataram-Spektroom : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menempatkan kepastian hukum dan kemudahan berusaha sebagai bagian penting dalam membangun kepercayaan investor. Kepastian tersebut tidak hanya menyangkut proses perizinan, tetapi juga legalitas usaha dan dukungan ekosistem hukum yang memberikan rasa aman bagi pelaku usaha dalam menjalankan dan mengembangkan investasinya. Hal itu ditegaskan Wakil

Marsam Putrangga, Julianto
ссс