Trending

Kanwil BPN Papua Dorong Pemetaan & Sertifikasi Tanah Masyarakat Adat

Kanwil BPN Papua Dorong Pemetaan & Sertifikasi Tanah Masyarakat Adat
Keterangan Kakanwil BPN Papua Roy Wayoi. (foto: Tony Teniwut)

Jayapura-Spektroom : Pihak Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Papua mendorong pemetaan dan sertifikasi tanah masyarakat adat, untuk memberikan kepastian atas kepemilikan tanah sebelum dimanfaatkan untuk berbagai program pembangunan.

Kepala Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Papua, Roy Wayoi, mengatakan pemetaan tanah masyarakat dapat dilanjutkan dengan proses sertifikasi. Legalitas tersebut memungkinkan program pemerintah masuk dan memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat.

“Tanah-tanah masyarakat itu kita petakan, kemudian kita sertifikatkan, sehingga bantuan-bantuan dari pemerintah bisa masuk, baik untuk pertanian, peternakan, maupun industri kecil.” ungkap Roy di Jayapura, Kamis, 24 September 2026.

Menurutnya, upaya tersebut juga perlu dilakukan untuk memastikan batas dan status tanah masyarakat adat, dimana pemerintah daerah dan masyarakat adat perlu terlibat dalam proses tersebut.

Diakuinya, BPN tidak dapat bekerja sendiri dalam memberikan kepastian terhadap tanah masyarakat adat. Perlu ada keterpaduan dari Pemerintah daerah, Kehutanan, Dewan Adat, Majelis Rakyat Papua, dan masyarakat perlu membangun kesepakatan bersama.

“Ini kolaborasi pemerintah daerah, kemudian Kehutanan, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dewan Adat, kemudian Majelis Rakyat Papua. Ini harus sepakat dulu supaya kumpulkan masyarakat, terus kita mulai jalan.”kata Roy

Ia mencontohkan proses penataan tanah masyarakat di Kampung Sawoi, Kabupaten Jayapura. BPN sebelumnya telah mensertifikatkan 600 hektare tanah masyarakat adat di wilayah tersebut dalam bentuk Hak Pengelolaan.

Kendati begitu, proses di Sawoi membutuhkan komunikasi dengan masyarakat adat sebelum kerja sama dengan investor dilakukan. Pemerintah daerah juga berperan meyakinkan masyarakat bahwa kerja sama tersebut tidak menghilangkan hak atas tanah.

“Program-program kerja sama ini sejatinya membangkitkan dan menghidupkan ekonomi masyarakat, tetapi tidak menghilangkan hak-hak mereka di atas tanah itu.”tandasnya.

Dengan demikian, pemetaan dan pengakuan tanah masyarakat adat dapat dilakukan lebih luas di Papua, agar status tanah tidak baru dipersoalkan manakala proyek pembangunan masuk,"tutup Kepala Kanwil BPN Papua.

Berita terkait

Peringatan Dini Dikeluarkan BMKG Akibat Angin Kencang, Sejumlah Perairan di Maluku Utara Masih Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi

Peringatan Dini Dikeluarkan BMKG Akibat Angin Kencang, Sejumlah Perairan di Maluku Utara Masih Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi

Ternate-Spektroom : Sejumlah perairan di wilayah Provinsi Maluku Utara berpotensi masih mengalami gelombang tinggi akibat angin kencang, yang harus diwaspadai akibat pengaruh angin kencang. BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara dalam empat hari ke depan

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
KUA Tidore Timur Hadirkan Inovasi Layanan Yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

KUA Tidore Timur Hadirkan Inovasi Layanan Yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

Tidore–Spektroom : Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tidore Timur yang berada di Kelurahan Doayado, Kota Tidore Kepulauan menunjukkan wajah layanan keagamaan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Tidak hanya menjalankan pelayanan administratif pernikahan dan urusan keagamaan, KUA Tidore Timur mulai menghadirkan inovasi yang menyentuh langsung kehidupan warga melalui penyediaan sumur

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Bodewin Tekankan Kolaborasi, Elly Toisutta Dorong Soliditas Golkar Ambon

Bodewin Tekankan Kolaborasi, Elly Toisutta Dorong Soliditas Golkar Ambon

AMBON-Spektroom: Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan pentingnya kolaborasi partai politik dan pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan daerah. Menurutnya, partai politik tidak hanya menjadi wadah penyaluran aspirasi masyarakat, tetapi juga berperan dalam pendidikan politik, kaderisasi, dan pengawasan pemerintahan. Pesan tersebut disampaikan Bodewin saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-X

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Masuk Top 12 Inovasi Terbaik Duta GenRe Indonesia 2026 Asal Malut Ikut Presentasi Program Perebutkan Pendanaan Kita bisa

Masuk Top 12 Inovasi Terbaik Duta GenRe Indonesia 2026 Asal Malut Ikut Presentasi Program Perebutkan Pendanaan Kita bisa

Ternate–Spektroom : Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra Maluku Utara. La Sul Mamusung, Duta Genre Indonesia 2026 asal Provinsi Maluku Utara, berhasil masuk dalam Top 12 Profil Inovasi Terbaik Duta GenRe Indonesia Tahun 2026 dalam program kolaborasi GenRe Indonesia bersama Yayasan Kitabisa, Jum'at (9/10/2026). Capaian ini diraih

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru