Kapolri Resmi Lantik Teddy Sianipar Jadi Kapolda Kalbar, Gantikan Pipit Rismanto
Jakarta-Spektroom : Kepolisian Daerah Kalimantan Barat resmi memiliki nakhoda baru.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melantik Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar sebagai Kapolda Kalbar dalam upacara pelantikan dan serah terima jabatan yang digelar di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Teddy Sianipar menggantikan Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto yang mendapat kepercayaan mengemban jabatan baru sebagai Kapolda Jawa Barat.
Pergantian tersebut merupakan bagian dari mutasi dan rotasi perwira tinggi Polri sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026.
Pelantikan ini sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di Polda Kalbar, institusi yang memiliki tanggung jawab besar menjaga keamanan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia serta menangani berbagai tantangan kamtibmas di provinsi terluas keempat di Indonesia itu.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono mengatakan, setelah resmi dilantik di Jakarta, Kapolda Kalbar yang baru akan segera menjalani rangkaian agenda di Pontianak, termasuk prosesi serah terima jabatan dan penyambutan resmi di Mapolda Kalbar.
“Setelah pelantikan di Mabes Polri, akan dilaksanakan rangkaian kegiatan serah terima jabatan dan penyambutan resmi di Polda Kalbar sebelum beliau menjalankan tugas secara penuh,” kata Bambang.
Teddy Sianipar akan langsung dihadapkan pada sejumlah agenda strategis.
Selain menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Polda Kalbar juga tengah fokus pada upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pemberantasan narkotika, penanggulangan kejahatan lintas negara, hingga penguatan pelayanan publik yang presisi.
Kalangan pengamat menilai pergantian pimpinan di tubuh kepolisian daerah merupakan langkah penting untuk menjaga dinamika organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas kinerja. .
Dengan karakteristik Kalbar sebagai wilayah perbatasan dan pintu gerbang aktivitas perdagangan internasional, tantangan yang dihadapi kepolisian setempat dinilai semakin kompleks.
Polri menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penyegaran organisasi yang dilakukan secara berkala.
Langkah tersebut bertujuan memperkuat manajemen institusi, meningkatkan profesionalisme personel, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Kehadiran Teddy Sianipar di pucuk pimpinan Polda Kalbar diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.
Harapan besar pun mengemuka agar kepemimpinan baru ini dapat membawa Kalimantan Barat semakin aman, kondusif, dan mampu menjawab berbagai tantangan keamanan yang terus berkembang.