Karhutla Sungai Malaya Masih Berasap, BPBD Kalbar Kerahkan Operasi Terpadu hingga Malam

Karhutla Sungai Malaya Masih Berasap, BPBD Kalbar Kerahkan Operasi Terpadu hingga Malam
Petugas BPBD Provinsi Kalimantan Barat tengah beraksi melakukan pemadaman lokasi Karhutla Sungai Malaya. (Foto : Pusdalops PB BPBD Kalbar)

Spektroom – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya (KKR), Kalimantan Barat, masih menunjukkan kondisi rawan.

Hingga (31/01/2026) malam, lahan yang terbakar dilaporkan masih berasap meski upaya pemadaman dan pemblokiran terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kalimantan Barat, Daniel, dalam laporan operasi patroli karhutla menyebutkan, kegiatan penanganan berlangsung sejak pukul 07.15 hingga 19.00 WIB.

Dari total luas lahan terbakar mencapai 3,5 hektare, tim gabungan berhasil memadamkan dan melakukan pemblokiran di area seluas 1,1 hektare. Adapun fungsi lahan yang terbakar diketahui merupakan kawasan hutan.

“Secara umum, kondisi terakhir di lokasi masih berasap. Tim tetap siaga untuk mencegah meluasnya api, terutama karena cuaca kering masih mendominasi,” ujar Daniel.

Ia menambahkan, sejak periode 20 Januari hingga 31 Januari 2026, karhutla telah berdampak pada lima kecamatan dan lima desa di Kalimantan Barat.

Total luas lahan terbakar selama periode tersebut mencapai 37,4 hektare, sementara lahan yang berhasil dipadamkan dan diblokir mencapai 19,8 hektare.

Daniel menegaskan, keberhasilan pengendalian karhutla tidak lepas dari kerja sama dan koordinasi yang solid antara berbagai unsur.

Operasi lapangan melibatkan Satgas Darat BPBD Provinsi Kalbar, TNI, Polri, BPBD Kabupaten Kubu Raya, Manggala Agni, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Palang Merah Indonesia (PMI), serta relawan.

“Kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama dalam pencegahan dan penanggulangan bencana asap. Tanpa koordinasi yang kuat, respons cepat di lapangan tidak akan tercapai,” tegasnya.

Fokus operasi saat ini diarahkan ke wilayah Kabupaten Kubu Raya dan area sekitar Bandara Supadio Pontianak.

Langkah ini dinilai strategis untuk melindungi keselamatan masyarakat sekaligus menjaga objek vital nasional dari dampak asap karhutla yang berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan.

Menurut Daniel, koordinasi baik secara lisan maupun tertulis antarinstansi dan antar-BPBD memungkinkan tim bergerak lebih cepat, responsif, dan terukur dalam menghadapi situasi darurat di lapangan.

“Dengan sinergi yang solid, kita optimistis dampak bencana asap dapat ditekan semaksimal mungkin,” pungkasnya.

BPBD Kalbar mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melapor apabila menemukan titik api, demi mencegah karhutla meluas di tengah kondisi cuaca yang masih kering.

Berita terkait

Gandeng BKN, Menteri Dody Komitmen Wujudkan Good Governance di Kementerian PU

Gandeng BKN, Menteri Dody Komitmen Wujudkan Good Governance di Kementerian PU

Jakarta – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance di lingkungan Kementerian PU. Langkah ini diperkuat melalui kolaborasi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) guna meningkatkan kualitas dan integritas aparatur sipil negara (ASN). Menteri Dody mengatakan kehadiran BKN sangat penting

Nurana Diah Dhayanti
Bak Tersambar Petir, PWI Kalteng Tempuh Jalur Hukum Usai Pernyataan Hotman Paris Dinilai Hina Profesi Wartawan

Bak Tersambar Petir, PWI Kalteng Tempuh Jalur Hukum Usai Pernyataan Hotman Paris Dinilai Hina Profesi Wartawan

Ketua PWI Kalteng, M Zaenal: "setiap pihak tetap menghormati profesi pers sebagai salah satu pilar demokrasi," Palangkaraya-Spektroom : Dunia jurnalistik terasa tersentak. Bagi banyak insan pers, pernyataan yang dilontarkan advokat nasional Hotman Paris Hutapea dinilai bukan sekadar kritik, tetapi telah menyentuh kehormatan profesi wartawan yang selama ini menjadi salah

Polin
APBD  Menjadi Instrumen Pembangunan yang Berdampak Nyata bagi Masyarakat NTB

APBD Menjadi Instrumen Pembangunan yang Berdampak Nyata bagi Masyarakat NTB

Mataram-Spektroom : Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bukan sekadar dokumen keuangan, melainkan instrumen utama untuk menghadirkan kesejahteraan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mempercepat pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Gubernur NTB M.Iqbal mengungkapkan, pembahasan pertanggungjawaban APBD tidak hanya merupakan amanat peraturan perundang-undangan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi

Marsam Putrangga, Rafles
ссс