Kegiatan Ramadan Madrasah 2026, Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta untuk Penguatan Karakter Siswa
Ternate-Spektroom: Bulan suci Ramadan menjadi momentum istimewa untuk lebih meningkatkan iman dan takwa. Berbagai bentuk kegiatan untuk memperkuat pembinaan karakter dan spiritual peserta didik dilakukan oleh Madrasah di bawah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, mulai dari kegiatan pesantren kilat, tadarus Al-Qur’an, Kuliah tujuh menit (kultum) hingga lomba.
Di MTs Negeri 1 Ternate, kegiatan bertajuk Semarak Ramadan Santri (SERASA) berlangsung setiap hari selama bulan Ramadan. Pada pekan pertama dan kedua, siswa mendapatkan materi pembinaan akhlak, penguatan ibadah, fiqih puasa, serta moderasi beragama. Kegiatan ini dirancang interaktif dengan diskusi kelompok, praktik ibadah, serta refleksi harian. Memasuki pekan ketiga, kegiatan SERASA akan ditutup dengan lomba literasi digital antar kelas.
Sementara itu, MAN 4 Tidore juga menggelar pesantren kilat yang diikuti seluruh siswa. Kegiatan tersebut diisi dengan tadarus Al-Qur’an bersama, ceramah keagamaan, pembinaan karakter, serta praktik ibadah harian. Pesantren kilat ini bertujuan menanamkan nilai ketakwaan, kedisiplinan, serta kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara H. Amar Manaf kepada Spektroom, Sabtu (28/2/2026) memberikan apresiasi atas kreativitas dan inovasi madrasah dalam mengisi Ramadan dengan kegiatan edukatif dan inspiratif. Menurutnya, program-program tersebut sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama, khususnya penguatan kurikulum berbasis cinta kemanusiaan serta penguatan karekter siswa.
“Ramadan bukan hanya momentum peningkatan ibadah, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan penguatan nilai kemanusiaan. Madrasah harus menjadi garda terdepan dalam melahirkan generasi yang religius, moderat, cerdas, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan Ramadan ini, madrasah diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kokoh dalam iman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Semarak Ramadan di madrasah menjadi bukti nyata komitmen Kementerian Agama dalam membangun pendidikan yang berlandaskan cinta, kemanusiaan, dan mutu yang berkelanjutan.